Putra Daerah Pimpin BNNK Pasuruan, Masduki Targetkan Desa Bersih Narkoba

oleh -67 Dilihat
Masduki, Kepala BNNK Pasuruan
Masduki, Kepala BNNK Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Tongkat komando Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan kini dipegang putra daerah. Masduki, warga asli Bangil, Pasuruan resmi menjabat kepala BNNK Pasuruan setelah malang melintang bertugas di wilayah Aceh.

Segudang pengalaman ia kantongi sebelum pulang kampung. Mulai dari Kasubag Bantuan Hukum dan HAM di Lhokseumawe hingga memimpin BNN Banda Aceh. Daerah yang dikenal rawan peredaran narkoba itu menjadi tempaan penting bagi kariernya.

Masduki mengungkapkan, Aceh merupakan jalur strategis peredaran narkoba internasional. Letaknya yang dekat dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura membuat peredaran melalui jalur laut sangat masif.

“Wilayah Aceh memang jalur strategis. Tantangannya besar, jaringan pengedar juga canggih dan bahkan dipersenjatai,” ujarnya, Selasa (24/3).

Kini, sejak November 2024, ia dipercaya memimpin BNNK Pasuruan. Tantangan baru pun menanti. Berbeda dengan Aceh, karakter masyarakat Pasuruan dinilai lebih heterogen dengan wilayah kerja yang cukup luas.

“Dengan personel terbatas, kami menangani wilayah Pasuruan Raya hingga Probolinggo Raya,” jelas lulusan S-1 Hukum Unmer Malang tersebut.

Persoalan narkoba di Pasuruan pun tak kalah pelik. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, kalangan pelajar juga mulai terpapar. Faktor lingkungan dan pergaulan menjadi pemicu utama.

“Rata-rata pengguna karena pengaruh teman dan rasa ingin tahu yang tinggi,” tambahnya.

Melihat kondisi tersebut, Masduki menegaskan perlunya keterlibatan semua pihak. Ia berharap perang melawan narkoba tidak hanya menjadi tugas BNN, tetapi juga masyarakat.

“Kami butuh dukungan semua pihak untuk menekan peredaran narkoba di Pasuruan,” tegasnya.

Kembali ke kampung halaman, Masduki membawa misi besar. Ia menargetkan terbentuknya Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai langkah konkret menekan angka peredaran dan penyalahgunaan.

“Fokus kami tidak hanya penindakan, tapi juga rehabilitasi. Harapannya, desa-desa bebas narkoba bisa terwujud,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.