KabarBaik.co – Ratusan massa yang tergabung dalam Paguyuban Jagal dan pedagang daging dari Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (12/1). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan tegas terhadap rencana relokasi RPH ke lokasi baru.
Pantauan di lapangan, massa tidak hanya membawa spanduk tuntutan, tetapi juga membawa tiga ekor sapi hidup sebagai simbol protes. Situasi sempat memanas saat massa memaksa membawa ketiga sapi tersebut masuk ke dalam halaman kantor DPRD Surabaya. Kehadiran hewan ternak di area perkantoran ini menarik perhatian warga dan sempat membuat suasana riuh.
Dampak dari aksi ini, arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso mengalami kemacetan parah.
Massa yang tumpah ke jalan membuat kendaraan roda dua maupun roda empat nyaris tidak bisa bergerak. Petugas kepolisian dari Polrestabes Surabaya pun dikerahkan secara maksimal untuk melakukan pengamanan dan mencoba mengurai kepadatan lalu lintas.
“Kami menolak pindah karena lokasi yang baru dianggap tidak representatif dan akan merugikan mata pencaharian kami yang sudah turun-temurun di Pegirian,” ujar salah satu perwakilan massa dalam orasinya.
Hingga berita ini diunggah, perwakilan massa masih melakukan audiensi dengan anggota DPRD Kota Surabaya. Sementara itu, aparat keamanan tetap berjaga ketat di depan gerbang guna mencegah massa kembali merangsek masuk ke dalam gedung. Pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan di kawasan pusat kota.(*)







