KabarBaik.co – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Grati terus mengembangkan fasilitas dan sarana prasarana dalam menunjang kebutuhan pasien rawat inap. Kali ini dengan memanfaatkan ruang lantai 2 Graha Sayyid Sulaiman. Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo langsung meresmikan pelayanan tersebut.
Direktur RSUD Grati, Dyah Retno Lestari mengatakan, peresmian ruang rawat inap di lantai dua merupakan bagian dari upaya mengembangkan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya. Sebab jumlah pasien di rumah sakit milik pemerintah semakin bertambah.
“RSUD Grati terus berkembang dengan pesat dan saat ini kami punya ruang rawat inap yang baru yang dulunya ruangan manajemen,” kata Retno.
Selain itu, hanya dalam kurun waktu 2 tahun RSUD Grati telah menjadi RS kelas C pada awal 2021 dan telah meraih predikat Akreditasi Paripurna pada akhir 2022 lalu. “Total pelayanan rawat inap saat ini berjumlah 161 tempat tidur, terdiri dari kelas VVIP, VIP, kelas 1, 2 dan 3, pelayanan intensif (ICU, NICU dan HICU) serta pelayanan isolasi,” ujar Retno.
Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengacungkan jempol terhadap RSUD Grati yang tak henti-hentinya berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaiknya. Apalagi setelah diresmikannya ruangan rawat di lantai 2 Graha Sayyid Sulaiman, yang membuat kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat.
Pejabat yang akrab disapa Mas Rusdi itu yakin kehadiran ruangan tersebut akan bisa mengurangi antrean pasien/ stagnasi di IGD, dan meningkatkan kapasitas RSUD Grati dalam menangani pasien. “Sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas dan inovatif kepada masyarakat dalam rangka menuju Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera dan berkeadilan,” harapnya.
Menurut Mas Rusdi, Pemkab Pasuruan akan mengupayakan tanah desa di depan RSUD Grati agar bisa menjadi aset RS. Dengan begitu, RSUD Grati dapat mengembangkan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya.
“Saya minta, SDM RSUD Grati harus memiliki self milik terhadap rumah sakitnya dan soft skill yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Mas Rusdi. (*)








