Kabarbaik.co – Kantor PT Widya Satria (WS) di Ketintang Permai digeledah KPK. PT WS adalah kontraktor pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP).
Penggeledahan kantor dilakukan terkait kasus sua jual beli jabatan yang melibatkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Cs. Pemilik PT WS Erlangga Satriagung mengaku tidak khawatir kantornya digeledah KPK,
“Kalo dikaitkan ini ya gak lah, tapi ini kan memang tugasnya beliau-beliau (KPK) mencari data, proyeknya dari 2024,” ujar Erlangga kepada wartawan, Rabu (26/11).
Ditanya terkait nilai proyek yang dikerjakan, Erlangga mengaku tidak hapal meskipun proyek Monumen Reog Ponorogo sudah selesai, ” waduh gak hafal ya, saya kan cuma pemegang saham, jadi gak paham teknisnya,” kata Erlangga.
Diberitakan sebelumnya, Kantor pelaksana proyek pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Surabaya digeledah KPK, Rabu (26/11). Penggeledahan ini masih terkait kasus suap jual beli jabatan yang dilakukan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Cs.
Dari informasi yang dihimpun, KPK menemukan bukti dan petunjuk baru terkait dugaan korupsi pembangunan Monumen Reog saat menangani kasus suap pengurusan jabatan, suap proyek pengadaan, serta penerimaan gratifikasi yang berawal dari OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
MRMP merupakan proyek multiyears yang didanai APBD dan dirancang untuk menjadi landmark baru Ponorogo, menampilkan patung Reog yang diklaim akan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Setelah penyelesaian struktur utama patung, proyek akan dilanjutkan dengan pembangunan Museum Peradaban dan fasilitas penunjang lainnya.
Namun, proyek ambisius yang dianggap krusial sebagai ikon budaya dan pariwisata Ponorogo ini kini menjadi pusat perhatian KPK. Lembaga antirasuah itu memastikan akan mendalami berbagai proyek pengadaan di Ponorogo, termasuk Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP). (*)








