KabarBaik.co, Sidoarjo – Perayaan yang berlangsung khidmat sekaligus semarak terlihat di sejumlah pura di Sidoarjo. Ratusan umat Hindu mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan, yang semakin hidup dengan arak-arakan ogoh-ogoh sebagai bagian dari tradisi menjelang Hari Raya Nyepi.
Arak-arakan ogoh-ogoh menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan tahun ini. Patung berukuran besar yang diusung oleh generasi muda tersebut diarak mengelilingi area pura sebelum akhirnya menjadi simbol pembersihan diri dari hal-hal negatif.
Humas Pura Jala Sidhi Amerta I Gusti Agung Cok mengatakan pelaksanaan perayaan Nyepi tahun ini berjalan lancar meski bertepatan dengan libur panjang. Ia menyebut partisipasi umat cukup tinggi di masing-masing pura yang ada di Sidoarjo.
“Perayaan tetap berjalan dengan baik dan umat yang hadir cukup banyak di masing-masing pura,” ujarnya.
Ia menjelaskan jumlah umat yang mengikuti rangkaian ibadah di seluruh pura di Sidoarjo mencapai sekitar 2.000 orang. Sementara itu, di Pura Jala Sidhi Amerta sendiri tercatat sekitar 460 umat hadir mengikuti Tawur Agung.
“Kehadiran umat cukup merata di tiga pura yang ada di Sidoarjo,” katanya.
Dalam arak-arakan tersebut, ogoh-ogoh yang diusung mengangkat tema Nyi Rimbit. Tema ini dimaknai sebagai simbol godaan atau hal-hal negatif dalam kehidupan manusia yang harus dikendalikan.
“Makna ogoh-ogoh ini sebagai pengingat agar umat mampu mengendalikan diri dari pengaruh buruk,” jelasnya.
Ia menambahkan perayaan Nyepi menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk meningkatkan bhakti serta menjalankan Catur Brata Penyepian dengan penuh kesadaran. Selain itu, momentum ini juga diharapkan mampu mempererat kerukunan dan toleransi antar umat beragama di tengah masyarakat. (*)







