KabarBaik.co, Blitar – Wacana parkir gratis di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar masih dalam tahap pembahasan. Pihak manajemen rumah sakit menyebut sejumlah aspek teknis masih perlu dikaji sebelum kebijakan diterapkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Mardi Waluyo, Bernard Theodore Ratulangi mengatakan, saat ini pihaknya lebih fokus pada pembenahan sistem perparkiran. “Terus terang kami masih ingin memperbaiki sistem perparkiran terlebih dahulu,” ujarnya, Rabu (29/4).
Menurutnya, salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah pemberlakuan parkir gratis dengan batas waktu tertentu, misalnya bagi pengunjung yang masuk dan keluar dalam durasi singkat. “Ada pemikiran seperti di beberapa tempat lain, parkir digratiskan jika kurang dari lima menit,” jelas Bernard.
Untuk kebijakan parkir gratis secara penuh, lanjut Bernard, pihak rumah sakit masih mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pengelolaan di lapangan. “Kalau parkir gratis penuh, masih perlu dipikirkan. Termasuk siapa petugas parkirnya, serta tanggung jawab jika terjadi kehilangan atau kerusakan,” tambahnya.
Sebelumnya, anggota DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi, mengusulkan agar parkir di rumah sakit daerah tersebut bisa digratiskan. Usulan itu muncul dari pertimbangan kondisi keluarga pasien yang harus bolak-balik ke rumah sakit. “Kalau keluarga pasien harus keluar masuk, parkir itu jadi biaya tambahan. Ini yang perlu dipikirkan,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan parkir gratis dinilai dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bagian dari peningkatan pelayanan publik. Hingga kini pembahasan terkait kebijakan parkir tersebut masih berlangsung dan belum ada keputusan final. “Masih dalam diskusi,” pungkas Bernard. (*)








