Rumah di Jombang Ludes Terbakar Diduga karena Korsleting, Pemilik Rugi Rp 200 Juta

oleh -122 Dilihat
WhatsApp Image 2025 10 14 at 10.34.10 AM
Penampakan kobaran api yang menghanguskan rumah di Sumobito, Jombang (istimewa)

KabarBaik. co – Sebuah rumah warga di Dusun Jeblok, Desa Brudu, Sumobito, Jombang, habis dilalap api pada Senin (13/10) malam. Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.37 WIB dan berhasil dipadamkan dua jam kemudian.

Rumah berukuran 6×12 meter milik Zainul Arifin, 55, itu hangus beserta seluruh isinya. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

“Kebakaran diduga karena korsleting listrik dari kabel di dalam kamar. Api cepat menyebar ke bahan-bahan yang mudah terbakar,” kata Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Jombang, Syamsul Bahri, saat dikonfirmasi, Selasa (14/10).

Kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap dan api dari rumah korban sekitar pukul 20.37 WIB. Warga sempat berusaha memadamkan api secara manual, namun kobaran makin membesar.

Petugas damkar dari Pos Mojoagung dan BPBD Jombang yang menerima laporan pukul 20.46 WIB langsung bergerak ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.45 WIB.

“Semua isi rumah, termasuk perabotan, alat elektronik, dan dokumen penting hangus. Untungnya tidak ada korban jiwa,” ujar Syamsul.

Penanganan kebakaran ini melibatkan tim gabungan dari Damkar Mojoagung, BPBD Jombang, Polsek dan Koramil Sumobito, serta warga sekitar.

Syamsul mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi yang sudah berusia lama.

“Kami minta masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Banyak kebakaran terjadi karena korsleting yang tidak terdeteksi,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.