KabarBaik.co, Surabaya – PT RPH Surabaya (Perseroda) terus memperkuat perannya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menjadikan Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai pusat laboratorium lapangan. Langkah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa Kedokteran Hewan dalam memahami aspek kesehatan hewan dan penjaminan keamanan pangan.
Koordinator Litbang RPH Surabaya drh. Bagus Aditya mengungkapkan bahwa saat ini Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dari Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) telah rutin mengirimkan mahasiswanya untuk menimba ilmu di lapangan.
“Mahasiswa tidak hanya sekadar melihat, tetapi terlibat langsung dalam aktivitas operasional. Mulai dari pengambilan sampel parasit, pemeriksaan kotoran, hingga pemanfaatan organ hewan sebagai media belajar anatomi dan identifikasi penyakit,” ujar drh. Bagus.
Fokus pada Keamanan Konsumsi dan Perlindungan Ternak
Dalam praktik lapangan ini, mahasiswa dibekali kemampuan teknis krusial, yakni pemeriksaan ante mortem (sebelum penyembelihan) dan post mortem (sesudah penyembelihan). Proses ini merupakan garda terdepan untuk memastikan daging yang beredar di masyarakat benar-benar sehat dan layak konsumsi.
Selain kesehatan daging, mahasiswa juga dilibatkan dalam pemeriksaan betina produktif. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada sapi betina bunting yang dipotong, sesuai dengan amanat UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Mencetak Dokter Hewan Kompeten
Menurut drh. Bagus, pengalaman di RPH adalah jembatan kritis antara teori di kelas dengan realita di lapangan. “Ini adalah bekal agar mereka menjadi dokter hewan yang kompeten dan siap diterjunkan langsung ke masyarakat,” imbuhnya.
Manajemen RPH Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus membuka pintu bagi institusi akademik lainnya. Bagi kampus yang ingin mengadakan kunjungan atau kuliah lapangan, prosedur pengajuan cukup dilakukan dengan mengirimkan surat pengantar resmi dan proposal kegiatan kepada pihak RPH Surabaya untuk ditinjau lebih lanjut.
Dengan kolaborasi ini, RPH Surabaya berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak tenaga medis veteriner yang handal demi kemajuan sektor peternakan dan kesehatan masyarakat veteriner di Indonesia. (*)







