KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Kali ini menyasar keluarga kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan desa.
Komitmen ini ditegaskan Bupati Jember, Gus Fawait, dalam agenda Safari Ramadan hari kedua di Balai Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Rabu (11/3).
Di hadapan para kader se-Kecamatan Ajung, Gus Fawait mengumumkan pembukaan jalur khusus beasiswa pendidikan bagi putra-putri kader Posyandu.
Program ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa lelah para kader dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.
Bupati menegaskan bahwa status ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak kader untuk meraih pendidikan tinggi.
Program ini dirancang inklusif, baik bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif.
“Tahun ini kita buka pendaftaran beasiswa jalur khusus bagi putra-putri kader Posyandu. Mereka bisa kuliah di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Bahkan yang sudah kuliah pun tetap boleh mendaftar,” tegas Gus Fawait.
Pengumuman tersebut disambut haru dan antusias. Beberapa kader yang hadir memberikan kesaksian langsung mengenai manfaat beasiswa yang sudah berjalan. Salah satunya adalah seorang kader yang putrinya kini menempuh studi di UIN KHAS Jember.
“Alhamdulillah, sangat membantu sekali. Terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatiannya. Program ini benar-benar menjamin keberlanjutan pendidikan anak kami,” ungkapnya.
Selain di UIN, sejumlah anak kader dilaporkan telah menempuh studi di Universitas Jember (Unej) hingga Politeknik Negeri Jember (Polije).
Tak berhenti di kancah nasional, Gus Fawait memaparkan visi jangka panjang Pemkab Jember untuk mengirimkan putra-putri terbaik daerah ke luar negeri.
Saat ini, pemerintah tengah menjajaki kerja sama dengan berbagai institusi internasional, dengan China sebagai salah satu negara tujuan utama.
Langkah ini diambil untuk mencetak generasi muda Jember yang memiliki wawasan global namun tetap berakar pada pengabdian daerah.
Melalui investasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) ini, Pemkab Jember optimistis dapat mempercepat transformasi pembangunan di masa depan. (*)






