KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember Gus Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk memperkuat lini pencegahan guna menekan tingginya angka peredaran narkoba di Kecamatan Kalisat.
Hal tersebut disampaikan Gus Fawait usai memberikan santunan kepada anak yatim dan berdialog dengan tokoh masyarakat di Kantor Kecamatan Kalisat pada Selasa (11/3).
Ia menekankan bahwa pendekatan spiritual dan pendidikan adalah kunci utama membangun benteng pertahanan masyarakat.
Gus Fawait mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya peredaran obat-obatan terlarang yang kian mengkhawatirkan.
Menurutnya, meski penegakan hukum merupakan ranah kepolisian, Pemkab Jember memiliki tanggung jawab moral dalam aspek preventif.
“Kami dari Pemkab lebih memfokuskan pada langkah pencegahan. Itulah alasan mengapa kami terus mendukung penuh berbagai kegiatan keagamaan di Jember tanpa memandang latar belakang agamanya,” ujar Gus Fawait.
Salah satu langkah nyata yang diambil adalah pemberian insentif bagi guru ngaji dan pemuka agama dari seluruh lintas keyakinan.
Gus Fawait menilai peran mereka sangat vital dalam melakukan amar ma’ruf atau edukasi nilai-nilai positif langsung di tingkat akar rumput.
Dari sisi ekonomi, Bupati menjelaskan bahwa selama permintaan terhadap narkoba tetap tinggi, maka suplai akan terus mengalir. Oleh karena itu, memutus rantai permintaan melalui edukasi menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Ia mendorong setiap lembaga pendidikan, mulai dari sekolah negeri, swasta, hingga pondok pesantren dan perguruan tinggi, untuk lebih intensif menanamkan nilai moral.
“Anak-anak yang tekun menempuh pendidikan akan memiliki kualitas diri yang lebih baik, sehingga mampu membentengi diri dari pengaruh buruk obat terlarang,” tambahnya.
Terkait kinerja Tim Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) atau Satgas Anti-Narkoba, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan tim ini sangat bergantung pada dukungan publik.
“Satgas sekuat apa pun tidak akan optimal tanpa kesadaran masyarakat. Kita harus bergerak bersama: Pemkab, aparat hukum, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen warga,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi masif dan penguatan nilai keluarga, diharapkan Kecamatan Kalisat dan wilayah Jember lainnya dapat segera terbebas dari jerat narkoba demi masa depan generasi muda yang lebih cerah. (*)






