Gus Fawait Instruksikan Camat dan Lurah Sisir Anak Putus Sekolah untuk Masuk SR

oleh -48 Dilihat
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meninjau Sekolah Rakyat. (Foto: Ist)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meninjau Sekolah Rakyat. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Langkah nyata dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan berkualitas tinggi mulai direalisasikan di Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyambut hangat proyek monumental dari pemerintah pusat berupa pembangunan Sekolah Rakyat (SR), sebuah lembaga pendidikan berasrama yang dirancang dengan fasilitas super lengkap dan megah.

Saat meninjau langsung perkembangan proyek tersebut pada Kamis (9/7), Bupati Jember Muhammad Fawait, mengaku sangat terharu sekaligus bangga. Menurutnya, kehadiran SR ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk mengangkat derajat anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Di Jember sedang dibangun sekolah yang luar biasa megah dan lengkap. Fasilitasnya mulai dari asrama yang nyaman, gedung bertingkat, dua lapangan basket, hingga lapangan sepak bola berstandar FIFA,” ungkap Gus Fawait.

Bupati menegaskan bahwa kemewahan fasilitas yang disediakan sama sekali bukan untuk kalangan kelas atas. Sekolah ini didedikasikan penuh bagi anak-anak yang tergolong dalam kemiskinan ekstrem, khususnya yang masuk dalam data Desil 1 dan Desil 2.

Gus Fawait menilai kebijakan taktis dari Presiden Prabowo ini merupakan strategi jitu untuk memutus rantai kemiskinan secara permanen. Ia bahkan menyandingkan standar kualitas Sekolah Rakyat ini dengan sekolah elite nasional sekelas Taruna Nusantara, bedanya yang ini gratis untuk warga miskin.

Sekolah yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA ini menerapkan sistem full-funded alias seluruh biayanya ditanggung penuh oleh anggaran negara. Beberapa fasilitas dan program yang akan didapatkan siswa antara lain setiap siswa akan dibekali laptop pribadi untuk menunjang kegiatan belajar. Pemberian makan gratis tiga kali sehari ditambah dua kali makanan ringan (snack).

“Seluruh seragam dan alat tulis disediakan tanpa dipungut biaya. Program khusus renovasi bagi rumah orang tua murid yang kondisinya tidak layak huni,” papar Gus Fawait.

Untuk memastikan operasional sekolah yang ditargetkan rampung pada akhir Juli ini berjalan lancar, Pemkab Jember menyatakan siap bersinergi total dengan Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, dan instansi terkait lainnya.

Gus Fawait juga mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh camat dan lurah di wilayah Jember untuk segera menyisir warga mereka. Ia menegaskan, di masa kepemimpinannya tidak boleh ada lagi anak Jember yang putus sekolah hanya karena masalah biaya.

“Saya telah memerintahkan para camat dan lurah untuk memastikan validasi data di lapangan. Jika ke depan masih ada anak yang tidak bisa sekolah karena kendala ekonomi, maka camat dan lurah setempat yang akan pertama kali saya mintai pertanggungjawaban,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.