Saksi Kunci Tragedi Miras Oplosan di Kota Batu Mulai Pulih

oleh -64 Dilihat
IMG 20260509 WA0018
Ps. Kasi Humas Polres Batu, IPTU M. Huda Rohman. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Batu – Kondisi DW, 40, warga Kota Batu yang menjadi saksi kunci dalam kasus dugaan minuman keras (miras) oplosan yang menewaskan dua orang, dilaporkan mulai membaik setelah menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Punten.

Ps Kasi Humas Polres Batu, IPTU M. Huda Rohman mengatakan, hingga hari ini (9/5), DW masih menjalani perawatan akibat kondisinya sempat drop usai mengonsumsi miras bersama dua rekannya yang meninggal dunia. “Untuk yang bersangkutan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Punten. Kondisinya sudah mulai membaik,” ujar Huda.

Menurutnya, apabila perkembangan kondisi kesehatan DW terus menunjukkan perbaikan, maka dalam satu hingga dua hari ke depan korban sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan. “Kita tunggu progres ke depan seperti apa, kalau semakin baik maka satu atau dua hari bisa mulai rawat jalan,” ungkap dia.

Saat ini Satreskrim Polres Batu masih menunggu kondisi DW benar-benar stabil sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi membutuhkan keterangan DW untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya dua korban lain dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, polisi menerima laporan adanya dua warga meninggal dunia usai mengonsumsi minuman keras yang diduga oplosan. Dari hasil penyelidikan awal diketahui terdapat tiga orang yang minum bersama di sebuah rumah kontrakan yang juga digunakan sebagai home industry tempe di Jalan Sarimun, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Dua korban meninggal berinisial KJ (36) dan IH (29). KJ ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (4/5) sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara IH meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Baptis pada Selasa (5/5) sekitar pukul 03.00 WIB.

Sementara itu, DW menjadi satu-satunya korban selamat dalam kejadian tersebut. Polisi kini menjadikan keterangannya sebagai kunci penting dalam proses penyelidikan dugaan kasus miras oplosan yang menewaskan dua orang tersebut. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.