KabarBaik.co – Matahari mulai beranjak ke atas ketika halaman Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo dipenuhi wajah-wajah ceria. Sejumlah anak yatim dari Pondok Pesantren Assuro Klojen, Malang, datang dengan pakaian terbaik mereka, bersiap bertemu dengan ‘Wakil Tuhan’ dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H.
Di bawah rindangnya pepohonan, suasana pagi ini terasa begitu hangat. Para pegawai PN Sidoarjo tampak sibuk mengatur jalannya acara, sementara para tamu dan anak-anak duduk rapi menunggu dimulainya kegiatan. Santunan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.
Ketua Panitera PN Sidoarjo, Rudi Hartono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menebar keberkahan dan berbagi kebahagiaan. “Acara ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yatim. Kami ingin berbagi kebahagiaan agar Ramadhan mereka lebih bermakna,” ujarnya, Jumat (21/2).
Sebelum pemberian santunan dimulai, hadirin diajak untuk bermunajat bersama. Lantunan doa-doa dan sholawat menggema di seluruh halaman masjid, menciptakan suasana yang penuh kekhusyukan. Beberapa pegawai PN Sidoarjo bahkan terlihat menundukkan kepala dengan mata berkaca-kaca.
Tak hanya itu, acara juga diisi dengan tausiah dari Ustadz Zainur Rofiq, seorang dai asal Singosari, Malang. Dengan suara lembut namun penuh ketegasan, ia mengingatkan betapa pentingnya menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan ikhlas.
“Sedekah itu bukan sekadar memberi, tetapi juga tentang membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah,” tuturnya.
Suasana semakin menghangat saat satu per satu anak yatim dipanggil ke depan untuk menerima santunan. Wajah-wajah polos mereka memancarkan kebahagiaan ketika menerima bingkisan berisi sembako, jajanan, dan uang saku. Beberapa anak tampak malu-malu, namun senyum mereka tetap merekah saat menerima bantuan tersebut.
Salah satu penerima santunan, Ahmad, 10, mengaku sangat senang bisa hadir di acara ini. “Senang sekali, saya dapat banyak hadiah dan juga bisa ikut doa bersama. Semoga semua yang ada di sini diberi kesehatan,” ujarnya polos.
Di sisi lain, para pegawai PN Sidoarjo juga merasa bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan setiap tahun. Bukan hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga untuk menguatkan nilai-nilai kebersamaan dan kasih sayang,” kata Rudi Hartono.
Seiring matahari yang semakin meninggi, acara pun ditutup dengan doa bersama. Anak-anak yatim tak lupa mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar PN Sidoarjo selalu diberkahi dalam setiap tugasnya. Beberapa pegawai tampak membaur dengan anak-anak, berbincang santai sebelum akhirnya mereka berpamitan pulang. (*)






