Satgas Premanisme Dibentuk Antisipasi Kejahatan Natal dan Tahun Baru di Jatim

oleh -155 Dilihat
512738
Apel Satgas Premanisme Jawa Timur di Mapolda Jatim (ANTARA/HO-Bidhumas Polda Jatim)

KabarBaik.co – Polda Jatim membentuk Satgas Premanisme untuk mengantisipasi meningkatnya kejahatan jalanan menjelang Operasi Lilin Semeru 2025 dalam rangka pengamanan atau Natal dan Tahun Baru.

“Kita tidak ingin masyarakat Jawa Timur hidup dalam bayang-bayang ketakutan akibat ulasan sedikit oknum yang memaksakan kehendak,” kata Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto saat memimpin apel Satgas Premanisme Jawa Timur di Mapolda, Rabu (10/12).

Nanang menegaskan bahwa pembentukan satgas ini merupakan langkah antisipatif atas dinamika kriminalitas yang menunjukkan tren kenaikan.

Berdasarkan data Kepolisian Daerah Jawa Timur, tren kejahatan meningkat 7,66 persen, disertai lonjakan signifikan kasus penyalahgunaan senjata tajam, benda tajam, dan senjata api yang mencapai 175 persen.

Satgas Premanisme akan menitikberatkan operasi pada tujuh sasaran prioritas, yakni pemerasan dan pemalakan, penagih utang (debt collector) ilegal, pungutan liar, preman penganiayaan, preman pengeroyokan, kekerasan terkait perguruan pencak silat, serta aktivitas gangster yang meresahkan masyarakat.

“Kita harus bekerja dengan ikhlas, tegas, dan humanis. Kita pastikan Jawa Timur tetap aman, nyaman dalam bingkai Joko Jawa Timur,” kata jenderal bintang dua polisi itu.

Nanang juga menekankan pentingnya sinergi antara satuan kewilayahan, khususnya peran Unit Binmas Polri dan jajaran reserse kriminal, dalam memetakan wilayah rawan serta melakukan tindakan pencegahan berbasis intelijen.

Satgas ini diharapkan mampu memperkuat respons cepat terhadap laporan masyarakat dan meningkatkan kehadiran polisi di ruang publik. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.