KabarBaik.co – Satlantas Polres Batu menegaskan bahwa faktor kelalaian pengendara menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas maut yang terjadi di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (25/1). Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi P 6417 EF yang dikendarai Samsul Bari (20), warga Kabupaten Situbondo.
Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah kehilangan kendali dan menabrak pohon di tepi jalan. Saat kejadian, korban membonceng Muhammad Bursa Maulana (59). Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu IPDA Agus Atang Wibowo, menegaskan bahwa kecelakaan tersebut diduga kuat disebabkan oleh kurangnya konsentrasi pengendara yang disinyalir dalam kondisi mengantuk.
“Dugaan kuat penyebab kecelakaan adalah faktor manusia. Pengendara kurang konsentrasi dan diduga mengantuk. Kondisi jalan yang lurus sering membuat pengendara lengah dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi,” tegas Agus.
Menurut Agus, sepeda motor yang dikendarai Samsul Bari melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan cukup tinggi. Namun, secara tiba-tiba kendaraan kehilangan kendali, oleng ke kanan, lalu menghantam pohon di sisi jalan. Benturan keras mengakibatkan sepeda motor mengalami kerusakan berat. Sedangkan, pengendara mengalami cedera parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di TKP.
Sementara itu, penumpang yang dibonceng mengalami luka memar di bagian wajah dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Hastabrata Kota Batu untuk mendapatkan perawatan medis. Jenazah korban juga dievakuasi ke rumah sakit yang sama guna dilakukan visum. Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp 2 juta.
Satlantas Polres Batu kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, serta selalu menjaga konsentrasi dan kecepatan demi keselamatan di jalan raya. “Keselamatan adalah tanggung jawab setiap pengendara. Jangan abaikan kondisi fisik dan kewaspadaan saat berkendara,” tegasnya. (*)







