Persebaya Juara Piala Presiden 2026 usai Bungkam Persib Lewat Adu Penalti Skor 5-6

oleh -1035 Dilihat
REZA ARYA
Reza Arya.

KabarBaik.co, Bali — Penantian panjang Persebaya Surabaya akhirnya berakhir. Bajul Ijo sukses menjuarai Piala Presiden 2026 untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Persib Bandung dengan skor 5-6 melalui drama adu penalti pada laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8) malam.

Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Persebaya membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Ramadhan Sananta pada menit ke-20 sebelum Persib menyamakan kedudukan tiga menit berselang melalui Patricio Matricardi.

Skor tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan kemudian berlanjut ke babak extra time, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta. Drama semakin memuncak ketika Persib harus bermain dengan 10 orang setelah Mariano Peralta menerima kartu merah pada menit ke-112 usai pelanggaran keras terhadap Francisco Rivera yang diputuskan wasit setelah meninjau tayangan VAR.

Meski unggul jumlah pemain pada sisa pertandingan, Persebaya tetap gagal mencetak gol kemenangan sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui babak adu penalti.

Dalam babak tos-tosan itu, ketegangan langsung terasa sejak penendang pertama. Algojo Persib, Uilliam Barros, gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya berhasil ditepis kiper pengganti Persebaya, Reza Arya. Sebaliknya, eksekutor pertama Persebaya, Miguel Pereira, sukses menjalankan tugasnya setelah sepakannya gagal diantisipasi Fitrah Maulana yang dipercaya mengawal gawang Persib pada babak adu penalti.

Adu penalti berlangsung sengit dengan kedua tim saling membalas gol dari titik putih. Namun, ketenangan para penendang Persebaya menjadi pembeda hingga akhirnya Bajul Ijo memastikan kemenangan setelah Reza Arya sukses menepis dua tendangan dari pemain Persib. Satu-satunya tendangan Persebaya yang gagal berbuah gol justru dari Yuran Fernandes.

Keberhasilan ini sekaligus mengukir sejarah baru bagi Persebaya. Untuk pertama kalinya sejak turnamen pramusim Piala Presiden digelar, klub kebanggaan Kota Pahlawan itu berhasil mengangkat trofi juara.

Kesuksesan tersebut menjadi buah dari penampilan disiplin skuad racikan Bernardo Tavares sepanjang turnamen. Meski lebih banyak berada di bawah tekanan dalam penguasaan bola pada laga final, Persebaya tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan menunjukkan mental yang lebih tenang pada momen-momen krusial, termasuk saat adu penalti.

Di sisi lain, Persib harus mengubur ambisi membawa pulang trofi setelah perjuangan keras selama 120 menit berakhir pahit. Kegagalan Uilliam Barros pada tendangan pembuka menjadi titik balik yang akhirnya dimanfaatkan Persebaya untuk mengunci kemenangan.

Sorak-sorai skuad Bajul Ijo di Stadion I Wayan Dipta pun pecah sesaat setelah penalti penentu bersarang di gawang Persib. Para pemain dan ofisial Persebaya larut dalam selebrasi, merayakan gelar juara Piala Presiden 2026 yang diraih melalui salah satu final paling dramatis dalam sejarah turnamen. Bahkan tangis Reza Arya pun pecah.

Persebaya yang menjadi juara pun berhak mendapatkan Rp 8 miliar, dan Persib Bandung yang menjadi runner up mengantongi Rp 3,5 miliar, dan Persija menjadi juara ketiga. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.