Sebelum Dinonaktifkan, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Terima Rp 1 M dari Bandar Narkoba

oleh -107 Dilihat
Kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni menunjukkan lembaran BAP kliennya dalam status tersangka peredaran narkoba dengan menampilkan foto Koko Erwin pada konferensi pers di Mataram (ANTARA/Dhimas B.P.)

KabarBaik.co, Kota Bima – Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro menerima aliran uang Rp 1 miliar dari bandar narkoba, Koko Erwin alias EK.

Aliran uang dengan nilai yang cukup fantastis tersebut terungkap dari pernyataan kuasa hukum mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi, Asmuni dalam konferensi pers di Mataram, Kamis (12/2).

“Uang Rp 1 miliar dari Koko Erwin ini diserahkan klien kami AKP Malaungi secara tunai ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro melalui ajudannya yang dipanggil Ria,” kata Asmuni.

Ria yang merupakan seorang pria dengan nama asli Teddy Adrian menerima uang tunai Rp 1 miliar dari AKP Malaungi dalam kardus bekas Bir Bintang.

Asmuni meyakinkan bahwa kliennya menyerahkan uang secara tunai kepada Teddy pada 29 Desember 2025 itu atas arahan AKBP Didik Putra Kuncoro.

“Usai menyerahkan di malam hari, klien kami (AKP Malaungi) langsung mengirim pesan melalui WhatsApp kepada kapolres dengan sandi ‘BBM sudah diserahkan ke ADC’,” ujanya.

Asmuni menegaskan bahwa keterangan tentang aliran uang Koko Erwin sebagai bandar narkoba ini telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) AKP Malaungi dalam status tersangka pada penyidikan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB.

“Dan apa yang saya sampaikan ini turut kami sertakan dalam BAP berupa bukti ‘chat’ (pesan WhatsApp), bukti penerimaan uang melalui ajudan kapolres dan rekaman CCTV di hotel, semua lengkap,” kata Asmuni.

AKBP Didik Putra Kuncoro sendiri resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Bima Kota. Kepastian itu disampaikan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid.

“Kapolres (AKBP Didik) sudah dinonaktifkan,” kata Kholid dilansir dari ANTARA, Kamis (12/2).

Kholid mengatakan bahwa AKBP Didik kini tengah menjalani pemeriksaan di Mabes Polri.

“Sedang dilakukan pemeriksaan di mabes,” ujarnya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.