KabarBaik.co, Jember – Penyelenggaraan program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Desa Rowo Tengah, Kecamatan Sumberbaru, Minggu (9/8), menjadi bukti bahwa penanganan kesehatan warga di Kabupaten Jember kini dilakukan secara menyeluruh.
Bupati Jember Muhammad Fawait, turun langsung memantau implementasi program Homecare bagi masyarakat berpenyakit kronis dan berkebutuhan khusus.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan menemui tiga warga setempat, Rukati, 72 tahun yang mengidap hipertensi, Suyanto, 64 tahun penderita stroke ringan, serta Sahira Aprilia Putri, 16, remaja penyandang down syndrome.
Gus Fawait menegaskan, skema Homecare dirancang lebih luas dari sekadar pemeriksaan fisik atau pembagian obat gratis. Layanan sistem jemput bola ini turut memfasilitasi konsultasi jarak jauh (telemedicine) bersama dokter spesialis secara cuma-cuma dari kediaman warga.
Di sisi lain, interaksi langsung ini dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai sarana validasi data kemiskinan secara rinci di lapangan.
Kondisi fisik tempat tinggal ketiga warga tersebut memprihatinkan, masih berlantai tanah dan berdinding anyaman bambu.
Menanggapi fakta tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berjanji memasukkan hunian mereka ke dalam agenda perbaikan rumah tidak layak huni.
Suasana haru mewarnai kunjungan saat tim medis dan bupati mendatangi warga yang selama ini hidup sendirian dalam kondisi sakit. Kehadiran jajaran pemerintah di tengah keterbatasan ekonomi dan kesehatan tersebut membawa ketenangan bagi warga yang bersangkutan.
Gus Fawait menyampaikan bahwa intervensi pemerintah daerah tidak berhenti pada aspek medis dan perbaikan hunian semata. Untuk menjamin kecukupan pangan harian, Pemkab Jember menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako.
“Bantuan daerah ini disiapkan sebagai penguat program jaminan sosial dari pemerintah pusat, seperti PKH dan BPNT, guna memastikan kelangsungan hidup warga rentan dari bulan ke bulan,” pungkasnya.(*)






