KabarBaik.co, Jember – Program “Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan” (Bunga Desaku) kembali menyapa masyarakat, kali ini berpusat di Kecamatan Sukorambi, Minggu (28/6).
Kegiatan diawali dengan apel bersama siswa SMP Negeri 1 Sukorambi yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui peningkatan akses pendidikan.
Di hadapan para pelajar, Gus Fawait menyosialisasikan program beasiswa Pemkab Jember yang menyediakan enam jalur pendaftaran. Keenam jalur tersebut meliputi afirmasi ekonomi, prestasi, kompetisi, anak guru dan perangkat desa, santri/hafidz, serta jalur khusus.
“Walaupun kita anak desa, kita bisa menjadi bupati, anggota DPR, dokter, atau profesi lainnya. Syaratnya harus semangat sekolah dan terus melanjutkan pendidikan,” ujar Gus Fawait memotivasi.
Dalam dialog interaktif dengan seorang siswi yang bercita-cita menjadi dokter, Bupati mendorong para pelajar untuk berani bermimpi besar. Ia juga mengajak mereka mulai mengenali berbagai pilihan perguruan tinggi, termasuk kampus-kampus lokal yang ada di Kabupaten Jember.
Selain motivasi pendidikan, Gus Fawait juga mengingatkan para siswa tentang pentingnya menghindari pernikahan dini. Menurutnya, kesiapan mental, kesehatan, dan pendidikan formal merupakan modal utama membangun keluarga berkualitas sekaligus mencegah risiko stunting pada generasi mendatang.
Tak hanya menyasar siswa, bupati juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
“Ayat pertama yang diturunkan adalah Iqra, bacalah. Kalau berhenti membaca, kita akan tertinggal. Guru juga harus terus belajar agar mampu menjawab tantangan teknologi,” pesannya.
Melalui program Bunga Desaku, Pemkab Jember berkomitmen memperkuat pembangunan SDM sebagai fondasi kemajuan daerah.
Gus Fawait menegaskan bahwa investasi terbesar saat ini adalah di bidang pendidikan, demi mencetak generasi unggul Jember yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)






