Semarak HUT ke-81 RI: Warga Singkalan Sidoarjo Nostalgia Mancing Pakai Joran Bambu, 100 Kg Lele Dilepas ke Sungai

oleh -109 Dilihat
Warga berjejer memancing pakai joran bambu memperingati HUT ke-81 RI di Desa Singkalan, Sidoarjo. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Warga berjejer memancing pakai joran bambu memperingati HUT ke-81 RI di Desa Singkalan, Sidoarjo. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI terasa berbeda di Dukuhan Singkalan, Desa Singkalan, Kevamatan Balongbendo, Sidoarjo. Pemuda Karang Taruna Family of Youth Singkalan (Famous) menggelar lomba mancing jadul pada Sabtu (8/8) malam yang disambut antusias puluhan warga.

Untuk membuat perlombaan semakin menarik, panitia memanfaatkan aliran sungai sepanjang sekitar 150 meter. Sungai tersebut dipasang penyekat pada sejumlah titik sehingga menjadi area pemancingan. Sebanyak 100 kilogram ikan lele dilepas di area tersebut untuk diperebutkan para peserta.

Konsep lomba dibuat berbeda dari perlombaan mancing pada umumnya. Peserta dilarang membawa atau menggunakan joran pribadi. Seluruh peserta wajib menggunakan joran jadul yang telah disediakan panitia.

Untuk mengikuti lomba, peserta terlebih dahulu membeli satu unit joran bambu tersebut dengan harga Rp 10 ribu.

Aturan tersebut sengaja diterapkan untuk menjaga konsep nostalgia yang diusung Famous. Warga tidak hanya datang untuk mendapatkan ikan, tetapi juga diajak merasakan kembali pengalaman memancing menggunakan joran bambu sederhana seperti yang dilakukan masyarakat pada masa lalu.

Peserta yang mengikuti lomba tidak hanya berasal dari Desa Singkalan. Sejumlah warga dari desa tetangga turut berbondong-bondong datang karena perlombaan tersebut dibuka untuk umum. Mereka tampak berjajar di sepanjang tepian sungai sambil memancing dan sesekali bercengkerama dengan peserta lainnya.

Ketua Panitia Karang Taruna Famous, Hamdan, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata digelar untuk memeriahkan HUT RI. Menurutnya, lomba mancing menjadi kesempatan bagi warga untuk kembali berkumpul dan berbincang santai di tengah kesibukan masing-masing.

“Ini bukan hanya sekedar memeriahkan saja namun bentuk nyata untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, biar guyup rukun,” ujar pemuda 25 tahun itu kepada KabarBaik.co.

Keseruan semakin terasa ketika peserta mulai mendapatkan ikan. Panitia juga menyiapkan doorprize dengan total hadiah sekitar Rp 1 juta. Hadiah diberikan dalam sejumlah kategori, mulai dari peserta yang paling cepat strike, ikan dengan bobot tertentu hingga master lele yang berhasil mendapatkan ikan sesuai kategori perlombaan.

Salah satu peserta yang datang dari kabupaten tetangga. Hendar, 30, warga Kecamatan Sooko, Mojokerto. Ia mengaku mengikuti lomba tersebut bukan semata-mata karena hadiah, melainkan ingin merasakan kembali sensasi memancing menggunakan joran bambu seperti ketika dirinya masih kecil.

“Saya kesini dapat info dari teman saya, dan saya mancing kesini itung itung nostalgia mancing di era waktu saya kecil dulu dimana tak punya uang membeli joran saya menggunakan joran bambu,” kenangnya.

Kemeriahan juga dirasakan peserta cilik. Angga, 7, menjadi salah satu penerima doorprize dan mengaku senang karena berhasil mendapatkan ikan sekaligus membawa pulang hadiah uang tunai Rp50 ribu.

“Saya seneng bisa mendapatkan lelenya apa lagi di beri hadiah sama mas panitia makin seneng jadinya,” ungkapnya dengan tersenyum.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.