Sempat Mengeluh Sesak Dada, Pria Asal Lamongan Meninggal di Kamar Kontrakan Jombang

oleh -52 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 15 at 6.27.22 PM
Unit Identifikasi Polres Jombang saat melakukan olah TKP (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang — Seorang pria ditemukan meninggal di dalam kamar rumah kontrakan di Dusun Sarirejo, Desa Pulorejo, Tembelang, Jombang, Minggu (15/3)

Korban diketahui bernama Gunadi, 34, warga Desa Lamongrejo, Ngimbang, Lamongan. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas kasur kamar kontrakan yang ditempatinya.

Kapolsek Tembelang AKP Fadilah mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga mengenai adanya seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakan sekitar pukul 07.00 WIB.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan sudah dalam kondisi kaku di atas kasur di kamar kontrakan yang berada di Dusun Sarirejo,” ujar Fadilah dalam keterangannya Minggu sore.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh Desi Selfianah, 33, saksi yang tinggal bersama korban di rumah kontrakan tersebut.

Menurut keterangan Desi, pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 09.00 WIB ia meninggalkan korban di rumah kontrakan karena hendak pergi ke rumah orang tuanya di Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, Jombang. Saat itu korban sempat mengeluhkan sesak di bagian dada.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Desi sempat mencoba menghubungi korban melalui pesan WhatsApp. Namun pesan tersebut tidak mendapat balasan.

Keesokan harinya, Minggu sekitar pukul 05.00 WIB, Desi kembali ke rumah kontrakan untuk mengecek kondisi korban.

Saat membuka pintu kamar yang tidak terkunci, ia mendapati korban sudah dalam kondisi tertelungkup di atas kasur dan diduga telah meninggal dunia.

Saksi kemudian menghubungi orang tua korban di Lamongan serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tembelang.

Mendapat laporan itu, petugas dari Polsek Tembelang bersama Unit Identifikasi Polres Jombang dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Tembelang mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas. Keluarga juga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak mana pun.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal karena sakit yang dideritanya,” kata Fadilah.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kematian korban. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.