KabarBaik.co, Bojonegoro – Setelah sempat terhenti akibat kendala administrasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali mengoperasikan layanan angkutan pelajar gratis. Program ini resmi diluncurkan kembali melalui pemberangkatan simbolis oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro, Rabu (29/4).
Wahono menegaskan bahwa kehadiran angkutan pelajar merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses transportasi yang aman dan terjangkau bagi siswa. Ia menyebut, layanan ini tidak hanya mempermudah mobilitas pelajar, tetapi juga memberi rasa tenang bagi orang tua, khususnya yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Program ini kami hadirkan untuk memastikan anak-anak bisa berangkat ke sekolah dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya transportasi,” ujar Wahono.
Selain itu, angkutan pelajar dinilai menjadi solusi untuk menekan angka kecelakaan di kalangan siswa. Pasalnya, masih banyak pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah, meski belum memenuhi syarat berkendara.
Bupati juga mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan layanan ini dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta siswa untuk menjaga kedisiplinan, mematuhi aturan, serta menghormati petugas dan pengemudi selama perjalanan.
“Saya minta anak-anakku sekalian untuk selalu patuh pada aturan, menjaga ketertiban, serta menghormati petugas dan pengemudi,” pesan Wahono.
Tak hanya kepada pelajar, pesan serupa juga disampaikan kepada para pengemudi dan petugas angkutan. Mereka diminta untuk selalu mengutamakan keselamatan, memberikan pelayanan terbaik, dan menjadi teladan dalam berlalu lintas.
Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar untuk mendukung program angkutan pelajar gratis ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pendanaan program kali ini sepenuhnya bersumber dari APBD, tanpa melibatkan skema Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. (*)







