KabarBaik.co – Dalam rangka memperingati Hari Pajak Nasional, Ketua Komite IV DPD RI, H. Ahmad Nawardi, S.Ag, menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur perpajakan yang telah bekerja keras menjaga ketahanan fiskal nasional. Ia menekankan bahwa pajak bukan hanya instrumen penerimaan negara, melainkan juga wujud gotong royong seluruh rakyat dalam membangun masa depan Indonesia.
“Tahun 2025, pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan sebesar Rp 2.490,9 triliun dalam postur APBN. Angka ini mencerminkan tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat kemandirian fiskal, khususnya melalui peningkatan kepatuhan dan perluasan basis pajak,” ujar Senator Nawardi.
Sebagai Ketua Komite IV DPD RI yang membidangi keuangan dan anggaran, perdagangan dan perindustrian, senator Nawardi menekankan pentingnya reformasi perpajakan yang adil, transparan, dan inklusif. Ia mendorong agar kebijakan perpajakan berpihak pada sektor produktif, termasuk UMKM dan pelaku usaha di daerah, sekaligus mempersempit ruang penghindaran pajak dari kelompok ekonomi kuat.
“Kami di Komite IV DPD RI akan terus mengawal agar sistem perpajakan nasional berjalan berkeadilan dan mendorong pertumbuhan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Pajak yang dikelola dengan baik akan kembali dalam bentuk pelayanan, perlindungan, dan pembangunan,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi layanan pajak seperti Coretax, peningkatan edukasi perpajakan bagi generasi muda, serta penguatan sinergi antara pusat dan daerah dalam mengoptimalkan penerimaan negara.
Senator Nawardi menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melihat pajak sebagai beban, melainkan sebagai kontribusi nyata dalam membangun negeri.
“Hari Pajak harus menjadi momentum reflektif untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara dan menumbuhkan kesadaran bahwa kemajuan bangsa adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.