KabarBaik.co – Menatap tantangan bangsa yang kian kompleks, Anggota MPR RI Senator Ahmad Nawardi menegaskan bahwa benteng pertahanan terkuat Indonesia terletak pada kualitas karakter generasi mudanya. Hal tersebut disampaikan saat menggelar kunjungan kerja dalam rangka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di MA Al Asyhar, Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Kamis (11/12) siang.
Dalam pandangannya, madrasah merupakan institusi strategis yang tidak hanya mencetak lulusan kompeten secara akademik, tetapi juga menjadi tempat penyemaian nilai-nilai kebangsaan yang berbasis pada moralitas agama yang kuat.
Senator Ahmad Nawardi menyoroti bahwa investasi terbesar bagi sebuah negara bukanlah pada sumber daya alamnya, melainkan pada pembangunan manusia yang berintegritas. Beliau memandang MA Al Asyhar di Desa Sungonlegowo telah mengambil peran krusial tersebut dengan mendidik siswa agar memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlakul karimah. Bagi Nawardi, sinergi antara ilmu agama dan wawasan kebangsaan seperti Pancasila dan NKRI adalah kunci utama agar generasi penerus di Jawa Timur tidak mudah goyah oleh ideologi asing yang bertentangan dengan jati diri bangsa.
Dalam dialognya bersama civitas akademika, Senator asal Jawa Timur ini memaparkan bahwa pemahaman terhadap konstitusi dan kebhinekaan harus diletakkan dalam kerangka pengabdian kepada masyarakat. Beliau mendorong para pelajar untuk melihat diri mereka sebagai calon pemimpin yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan. Nawardi meyakini bahwa madrasah memiliki keunggulan komparatif dalam melahirkan individu yang disiplin, jujur, dan memiliki empati sosial tinggi, yang merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi.
Kegiatan ini menjadi momentum pengingat bagi seluruh elemen pendidikan di Kecamatan Bungah bahwa mencintai tanah air adalah kewajiban kolektif yang harus terus dirawat. Senator Ahmad Nawardi menutup narasinya dengan menekankan bahwa keberlangsungan Indonesia sebagai negara besar sangat bergantung pada sejauh mana para pelajar saat ini memegang teguh komitmen kebangsaan mereka. Beliau berharap semangat yang terpancar dari para siswa MA Al Asyhar dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur untuk terus memperkuat pondasi nasionalisme demi kedaulatan bangsa yang abadi.






