Senator Hasan Basri Kecam Aktivis KontraS Disiram Air Keras: Polisi Harus Gerak Cepat Tangkap Pelaku

oleh -138 Dilihat
Senator Hasan Basri
Senator Hasan Basri

KabarBaik.co, Jakarta – Ketua PURT DPD RI Hasan Basri sekaligus Anggota Komite 1, menyampaikan kecaman keras atas tindakan kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus.

Hasan menilai tindakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal tersebut sebagai perbuatan yang biadab dan tidak dapat ditoleransi dalam tatanan masyarakat, terlebih insiden ini terjadi di tengah kesucian bulan suci Ramadan.

Dalam pernyataannya, Hasan mendesak aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian dan aparat keamanan terkait, untuk segera bertindak cepat.

Ia meminta agar kasus ini diusut secara tuntas hingga pelaku ditemukan dan diproses secara hukum.

“Kita minta kepada aparat kepolisian dan pihak, khususnya aparat keamanan, untuk mengusut tuntas dan mencari pelaku penyiraman air keras kepada saudara Andrinus,” tegas Hasan dalam keterangannya, Sabtu (14/3).

Selain mengecam pelaku, senator asal Kalimantan Utara (Kaltara) juga menyampaikan simpati dan doa bagi kesembuhan korban. Ia berharap Andrinus diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.

“Kita doakan semoga selalu diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan segera sembuh dari musibah yang ada,” tambahnya.

Untuk diketahui, Aktivis KontraS Andrie Yunus mengalami serangan penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal, sehingga mengalami luka serius di sekujur tubuh terutama pada area wajah, tangan, dada serta bagian mata. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.