Senggolan Motor Berujung Penganiayaan, Perempuan di Sungai Kunjang Ditangkap Polisi

oleh -74 Dilihat
6a603093 5cf3 42a8 aeda e45a814aa9d6
Wiwi alias Meme. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Wiwi alias Meme, 24 tahun warga Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda hanya tertunduk lesu di kantor polisi setempat.

Meme diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Polresta Samarinda akibat melakukan penganiayaan terhadap AN, 22 tahun warga Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda.

Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin menjelaskan, penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (30/4), sekitar pukul 20.30 WITA. Tepatnya di Jalan Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.

Berdasarkan keterangan korban, penganiataan bermula saat AN bersama temannya tersenggol pengendara sepeda motor. Saat itu korban duduk dibonceng di belakang.

Korban tersenggol sepeda motor yang dikendarai seorang laki-laki berboncengan dengan perempuan dan anak kecil. Singkat cerita, terjadilah cekcok mulut saat pengendara laki-laki itu mendatangi korban.

“Tiba-tiba pelaku memukul korban di bagian wajah dan pipi sebelah kanan sebanyak tiga kali. Serta di bagian lengan kanan memar akibat ditarik oleh pelaku,” beber Kompol Zainal Arifin.

Korban pun sempat menangkis/melawan aksi pelaku hingga warga berdatangan untuk melerai. Penganiayaan itu pun berhasil dipisahkan oleh warga setempat.

“Akibat kejadian penganiayaan tersebut, korban mengalami sejumlah luka hingga memilih lapor ke pihak kepolisian. Setelah penyelidikan, kami telah mengamankan pelaku WW alias MM,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.