Serempak di Asia, Ini Daftar Negara yang Rayakan Idul Fitri 21 Maret 2026

oleh -302 Dilihat
LEBARAN ILUSTRASI

KabarBaik.co, Jakarta- Sejumlah negara di kawasan Asia dipastikan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini dilakukan setelah hasil rukyat menunjukkan hilal tidak terlihat pada malam penentuan awal Syawal.

Di Asia Tenggara, Indonesia menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat pemerintah. Keputusan tersebut diambil setelah tidak ada laporan terlihatnya hilal, sehingga bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari.

Singapura juga mengumumkan tanggal yang sama. Otoritas agama setempat menyatakan posisi bulan belum memenuhi kriteria visibilitas, sehingga Idul Fitri dirayakan pada Sabtu.

Malaysia dan Brunei Darussalam dilaporkan mengikuti penetapan serupa. Negara-negara di kawasan ini memang menggunakan kriteria rukyat regional yang sering menghasilkan keputusan yang sejalan.

Di Asia Selatan, Pakistan turut menetapkan Idul Fitri pada 21 Maret 2026 setelah komite rukyat tidak berhasil melihat hilal. Keputusan serupa juga diambil oleh India dan Bangladesh, yang menetapkan awal Syawal setelah memastikan bulan tidak terlihat.

Selain itu, Sri Lanka dan komunitas Muslim di Filipina juga dilaporkan merayakan Idul Fitri pada tanggal yang sama.

Dengan demikian, mayoritas negara di kawasan Asia—mulai dari Asia Tenggara hingga Asia Selatan—merayakan Hari Raya Idul Fitri secara serempak pada Sabtu, 21 Maret 2026, berdasarkan hasil rukyat masing-masing otoritas setempat.

Sementara itu, sejumlah negara di kawasan Timur Tengah merayakan Idul Fitri lebih awal, yakni pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah otoritas setempat menetapkan awal Syawal berdasarkan metode yang digunakan masing-masing negara. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.