KabarBaik.co, Jakarta – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bagi tiga anak usahanya, yakni PT PG Rajawali I, PT PG Rajawali II, dan PT PG Candi Baru, sebagai langkah memperkuat tata kelola perusahaan serta menyelaraskan strategi bisnis di lingkungan SugarCo.
RUPS yang berlangsung di Graha Nusa Tiga, Jakarta, dihadiri jajaran komisaris dan direksi masing-masing perusahaan. Agenda tersebut menjadi forum bagi pemegang saham untuk mengevaluasi kinerja perusahaan, menetapkan arah kebijakan, sekaligus membahas berbagai keputusan strategis sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, mengatakan RUPS merupakan bagian penting dalam menjaga penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), sekaligus memastikan arah pengembangan seluruh entitas usaha berjalan selaras.
“RUPS bukan sekadar agenda rutin perusahaan, tetapi menjadi momentum untuk menyelaraskan arah kebijakan, memperkuat tata kelola, serta memastikan seluruh anak perusahaan bergerak dengan visi yang sama dalam mendukung transformasi SugarCo,” ujar Mahmudi, Kamis (6/8).
Menurut dia, sinergi yang kuat antara perusahaan induk dan anak usaha menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kinerja perusahaan di tengah tantangan industri gula yang terus berkembang.
Ia menambahkan, koordinasi yang semakin erat di seluruh entitas diharapkan mampu membentuk organisasi yang lebih adaptif, profesional, dan memiliki daya saing lebih baik dalam menghadapi dinamika bisnis.
Melalui pelaksanaan RUPS tersebut, SGN juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat implementasi GCG, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan strategis, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan, pemegang saham, dan para pemangku kepentingan.
Perseroan menilai penguatan tata kelola dan sinergi antarperusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi bisnis sekaligus meningkatkan daya saing industri gula nasional.
Ke depan, SGN berharap pengelolaan perusahaan yang profesional, transparan, dan berintegritas dapat mendukung peningkatan kinerja korporasi serta berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula nasional. (*)






