KabarBaik.co – Seorang siswa kelas 6 SD, Fawwas Juliansah, 12, dilaporkan tenggelam di Sungai Pucang, Sidoarjo, pada Minggu (9/3) sore. Kejadian tragis ini terjadi setelah korban mengikuti kegiatan Pondok Ramadan di sekolahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama empat temannya bermain di sekitar aliran sungai di kawasan Perumahan Pondok Jati. Mereka mencoba berenang mengikuti arus dengan berpegangan pada tali yang terpasang di pipa PDAM. Namun, Fawwas gagal meraih tali tersebut, panik, dan akhirnya hanyut terbawa arus.
“Kami mendapat laporan dari dua teman korban yang berlari membawa bilah bambu, mereka mengatakan teman mereka tenggelam,” ujar Imam, seorang petugas keamanan setempat yang pertama kali menerima laporan.
Tim SAR dan aparat kepolisian segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 15.10 WIB. Upaya pencarian langsung dilakukan dengan melibatkan tim dari BPBD, Basarnas, serta jajaran Polsek Buduran. Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.
Ahcmad Firdaus, guru mengaji korban, mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kejadian ini. Ia mengenal Fawwas sebagai anak yang rajin dan tidak pernah berbuat onar di lingkungan tempatnya mengaji.
“Fawwas anak yang baik, rajin mengaji, dan tidak pernah membuat masalah. Setiap sore dia selalu datang tepat waktu untuk belajar Al-Qur’an. Kami semua sangat terpukul dengan kejadian ini,” ujar Saiful saat ditemui di lokasi.
Sementara itu, pihak keluarga dan warga setempat terus memantau proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa tim Basarnas Juanda dan BPBD Kabupaten Sidoarjo terus menyusuri Sungai Pucang untuk mencari keberadaan korban. Pencarian masih berlangsung hingga Senin (10/3) dengan metode penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Terpantau pada pukul 10.30 WIB, sejumlah tim penyelamat turun langsung ke sungai dan berjalan kaki menyusuri setiap sudut aliran air untuk mempermudah pencarian. Tim SAR gabungan terus berupaya semaksimal mungkin agar korban dapat segera ditemukan. (*)








