Siswa SMPN 4 Jombang Tumpah Air Mata saat Sungkeman Massal di Hari Guru Nasional

oleh -130 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 25 at 1.12.49 PM scaled
Momen haru sungkeman siswa dan guru SMPN 4 Jombang di hari Guru nasional (istimewa)

KabarBaik.co – Suasana haru menyelimuti SMP Negeri 4 Jombang, Selasa (25/11) pagi. Ratusan siswa dari berbagai tingkat kelas melakukan sungkeman massal kepada para guru di lapangan sekolah.

Alunan musik instrumental yang lembut mengiringi prosesi membuat momen tersebut penuh emosi hingga banyak siswa dan guru menitikkan air mata.

Sungkeman massal itu sendiri digelar memperingati Hari Guru Nasional yang dirangkai dengan HUT ke-40 SMPN 4 Jombang.

Kepala SMPN 4 Jombang Slamet Agus Tri Prastyo tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan bahwa sungkeman merupakan tradisi sarat makna.

“Ini pendidikan karakter yang nyata sekaligus pelestarian budaya Jawa yang adiluhung. Tradisi ini menjadi benteng bagi anak-anak dari kenakalan remaja,” ujarnya.

Perayaan gabungan HGN dan HUT sekolah ini digelar selama tiga hari. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nur Ani Susanti, menjelaskan rangkaian kegiatannya.

“Di hari pertama ada salat hajat dan doa bersama. Hari kedua gowes sehat dan lomba teater. Hari ketiga menjadi puncaknya dengan upacara, prosesi sungkem, dan suapi guru,” tuturnya.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu membentuk karakter siswa.

Setelah sungkeman, suasana kembali mengharukan ketika para siswa menyuapi guru, staf, dan karyawan sebagai simbol bakti dan kasih sayang.

Ketua panitia HGN dan HUT ke-40, Jagaddhita Okalina Cetta, mengaku sangat terharu saat prosesi sungkem dilakukan antara siswa dan guriu.

“Kami meminta maaf kepada guru yang selalu memaafkan kami. Dengan memberi bunga dan menyuapi guru, kami belajar menjaga kesopanan dan rasa syukur,” ujar siswi dari Kecamatan Peterongan itu.

Tak hanya prosesi simbolis, apresiasi siswa juga dituangkan melalui pameran lukisan karya mereka.

Ruang kelas disulap menjadi galeri seni yang memamerkan karya visual sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada para guru.

Pihak sekolah menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata perpaduan pendidikan karakter, pelestarian budaya lokal, dan pengembangan kreativitas siswa.

Momen ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang semakin memperkuat jati diri sekolah serta membentuk generasi yang berkarakter dan berbudaya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.