KabarBaik.co, Blitar – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar memastikan stok hewan kurban menjelang Idul Adha tahun ini dalam kondisi aman bahkan surplus. Pemeriksaan kesehatan hewan juga mulai digencarkan sejak awal Mei di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar maupun lapak penjualan ternak.
Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan, saat ini ketersediaan sapi di Kota Blitar mencapai 1.301 ekor, sedangkan kambing dan domba tercatat sekitar 2.150 ekor. “Tujuan kami memastikan hewan yang nantinya dikurbankan sehat dan dagingnya layak dikonsumsi masyarakat,” ujarnya, Rabu (6/5).
Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan kurban masyarakat. Sebab, berdasarkan data tahun lalu, kebutuhan hewan kurban di Kota Blitar hanya sekitar 532 ekor sapi dan 1.461 ekor kambing. “Kalau melihat kebutuhan tahun lalu, stok kita surplus dan aman,” tambahnya.
DKPP juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di Pasar Hewan Dimoro. Dalam pemeriksaan terbaru, sekitar 300 ekor sapi serta 700 ekor kambing dan domba masuk ke pasar hewan. Selain itu, DKPP turut memantau lapak-lapak penjualan hewan kurban di sejumlah titik Kota Blitar guna memastikan kondisi kesehatan ternak tetap terjaga menjelang Idul Adha.
Di sisi lain, harga ternak mulai mengalami kenaikan. Berdasarkan pantauan DKPP, harga sapi naik sekitar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per ekor dibanding hari biasa. “Permintaan tetap ada. Banyak takmir sudah mulai mencari sapi untuk kebutuhan kurban,” pungkas Dewi. (*)






