Sukses Salurkan 100 Becak Listrik Presiden Prabowo, Pemkab Jember Usulkan Tambahan 300 Unit

oleh -97 Dilihat
Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono. (Ist)
Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya para pengemudi becak lanjut usia (lansia).

Setelah sukses menyalurkan 100 unit becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Pemkab kini membidik tambahan kuota armada.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono, mengonfirmasi bahwa seluruh bantuan tahap awal telah didistribusikan kepada para penerima manfaat yang tersebar di wilayah Jember.

“Jember sebelumnya mendapat alokasi 100 unit becak listrik, dan seluruhnya sudah 100 persen tersalurkan kepada penerima,” ujar Gatot saat dikonfirmasi pada Sabtu (16/5).

Program ini menyasar para pengemudi becak konvensional yang berusia antara 55 hingga 87 tahun. Kehadiran becak listrik ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas dan kesejahteraan para lansia tersebut.

Dengan beralih ke armada bertenaga listrik, mereka tidak lagi harus menguras tenaga fisik secara berlebihan untuk mengayuh pedal kayuh manual.

“Dengan becak listrik, para pengemudi tidak perlu mengeluarkan tenaga berlebih. Selain meringankan beban fisik, pendapatan harian mereka juga dilaporkan mengalami peningkatan,” tutur Gatot.

Melihat tingginya antusiasme serta besarnya kebutuhan di lapangan, Pemkab Jember bergerak cepat dengan mengusulkan tambahan unit baru.

Langkah ini diambil karena data Dishub menunjukkan masih banyak pengemudi becak lansia di Jember yang belum tersentuh modernisasi armada ini.
Gatot mengungkapkan bahwa Bupati Jember, Muhammad Fawait, telah melayangkan usulan tambahan sekitar 200 hingga 300 unit becak listrik ke pusat.

“Data kami menunjukkan masih banyak pengemudi becak lansia yang masih memakai becak konvensional. Karena itu, Gus Bupati kembali mengusulkan tambahan sekitar 200 sampai 300 unit becak listrik,” jelasnya.

Ia menjamin pihak Dishub akan langsung mendistribusikan bantuan begitu armada tambahan tersebut tiba.

Tidak sekadar membagikan armada, Pemkab Jember juga memikirkan keberlanjutan operasional dengan menyiapkan infrastruktur pendukung. Mulai tahun 2026, Pemkab akan membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dapat diakses secara gratis oleh para penarik becak listrik.

Langkah ini dirancang agar para pengemudi tidak terbebani oleh biaya pengisian daya baterai yang justru bisa mengurangi pendapatan bersih mereka.

Sebagai langkah awal, Dishub Jember telah memetakan lima lokasi strategis di kawasan perkotaan untuk pembangunan SPKLU gratis tersebut, di antaranya, Halte samping Pendopo Wahyawibawagraha, Halte depan Bank BTN, kawasan Pasar Tanjung dan dua titik strategis lainnya di wilayah kota.

“Dengan adanya fasilitas ini, para tukang becak tidak perlu bingung mencari tempat pengisian baterai. Pemerintah ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat tanpa menambah beban ekonomi mereka,” pungkas Gatot.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.