Tekan Angka TPPO dan Pekerja Migran Ilegal, Imigrasi Jember Hadirkan Desa Binaan di Senduro Lumajang

oleh -103 Dilihat
IMG 20260813 WA0016
Kegiatan peresmian Desa Binaan Imigrasi. (Foto: Istimewa) 

KabarBaik.co, Jember – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penataan imigrasi di tingkat tapak terus digencarkan. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember resmi meresmikan Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, sebagai Desa Binaan Imigrasi sekaligus PIMPASA.

Program ini digulirkan guna memperluas jangkauan layanan edukasi keimigrasian hingga ke pelosok desa. Berlangsung di Balai Desa Senduro, agenda tersebut mengikutsertakan jajaran perangkat desa beserta warga setempat.

Hadir sebagai narasumber perwakilan dari Imigrasi Jember dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang, Subechan. Pemaparan materi mencakup fungsi dasar keimigrasian, alur pengurusan dan rincian tarif paspor, hingga langkah antisipasi terhadap bahaya TPPO serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Masyarakat juga dibekali pemahaman seputar implikasi hukum perkawinan campuran dengan warga negara asing (WNA), khususnya terkait status kewarganegaraan anak dan regulasi tinggal.

Dari sisi ketenagakerjaan, Disnaker Lumajang menekankan pentingnya menempuh jalur resmi bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Langkah edukatif ini krusial agar masyarakat terhindar dari jerat bujuk rayu penyalur PMI ilegal.

Warga terlihat antusias dalam sesi tanya jawab. Beberapa isu penting sempat dibahas, mulai dari penanganan ketidaksesuaian data identitas pada paspor dan KTP, persoalan dokumen nikah beda negara, hingga solusi penanganan bagi warga yang terlanjur bekerja di luar negeri tanpa dokumen resmi.

Peresmian Desa Binaan Imigrasi ini dikukuhkan lewat penandatanganan piagam kerja sama dan penyerahan plakat simbolis kepada Camat serta Kepala Desa Senduro. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat jalur komunikasi antara otoritas imigrasi dan pemerintah daerah.

Melalui keberadaan desa binaan ini, Imigrasi Jember menargetkan peningkatan kesadaran hukum masyarakat, menekan risiko pemberangkatan non-prosedural, serta menyediakan akses konsultasi keimigrasian yang mudah dijangkau. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.