KabarBaik.co, Surabaya – Banyak orang berjuang keras menambah berat badan, tapi hasilnya malah minim atau justru menumpuk lemak tidak sehat. Ternyata, salah satu solusi paling sederhana dan efektif ada di dapur kita sehari-hari: telur. Makanan super padat nutrisi ini ternyata bisa menjadi sekutu utama bagi siapa saja yang ingin menambah berat badan secara sehat, terutama massa otot.
Menurut rekomendasi Halodoc, konsumsi 2 hingga 3 butir telur per hari dapat menjadi bagian penting dari pola makan tinggi kalori yang seimbang. Jumlah ini dinilai ideal karena telur kaya akan protein berkualitas tinggi dan lemak sehat yang mendukung pembentukan massa otot, bukan sekadar penimbunan lemak.
Mengapa Telur Sangat Efektif Membantu Naik Berat Badan?
Telur bukan makanan biasa. Ia termasuk salah satu makanan paling padat nutrisi di dunia. Bagian kuning telur khususnya menjadi sumber kalori yang signifikan sekaligus menyimpan berbagai nutrisi penting seperti vitamin D, B12, kolin, serta lemak sehat (termasuk lemak tak jenuh tunggal dan ganda).
Protein dalam telur juga dikenal sebagai protein hewani dengan kualitas terbaik. Protein ini berperan krusial dalam memperbaiki jaringan tubuh dan membangun otot — hal yang sangat diinginkan bagi orang yang ingin naik berat badan secara sehat. Ditambah lagi, lemak sehat di dalamnya membantu meningkatkan asupan kalori total tanpa harus makan dalam porsi yang terlalu besar.
Keseimbangan Tetap Jadi Kunci
Meski telur sangat bermanfaat, pakar menekankan bahwa kenaikan berat badan yang ideal harus dilakukan secara holistik. Telur sebaiknya dikombinasikan dengan makanan lain untuk hasil maksimal:
- Karbohidrat kompleks: nasi merah, ubi, roti gandum, dan sereal utuh untuk energi berkelanjutan.
- Protein lain: daging tanpa lemak, ikan, ayam, susu, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
- Lemak sehat tambahan: alpukat, kacang, biji-bijian, dan minyak zaitun.
- Buah dan sayuran: untuk vitamin, mineral, serta serat yang mendukung pencernaan dan imunitas.
Jumlah telur yang tepat bagi setiap orang bisa berbeda, tergantung kebutuhan kalori harian, tingkat aktivitas fisik, kondisi kesehatan, metabolisme, serta toleransi tubuh masing-masing. Olahragawan atau orang dengan aktivitas tinggi biasanya memerlukan asupan yang lebih banyak.
Untuk mendapatkan hasil terbaik dan aman, duarankan agar setiap individu berkonsultasi dengan ahli gizi. Profesional ini dapat membantu menentukan kebutuhan kalori dan makronutrien yang tepat, menyusun menu harian yang personal, serta memantau perkembangan secara berkala.
Kesimpulan: Telur adalah pilihan cerdas dan terjangkau untuk mendukung program penambahan berat badan. Dengan kandungan protein dan kalori tinggi — terutama dari kuning telurnya — konsumsi rutin 2-3 butir per hari bisa menjadi langkah awal yang powerful. Namun, ingat, kunci utamanya tetap pada pola makan seimbang dan konsultasi dengan ahli. (*)






