KabarBaik.co – Pemkab Sidoarjo memastikan akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, kembali dibuka dan dapat digunakan oleh warga. Kepastian ini disampaikan menyusul berakhirnya polemik pemakaman yang sempat viral di media sosial dan memicu ketegangan sosial.
Polemik tersebut bermula dari peristiwa pemakaman almarhum Choiruddin, warga Desa Grogol, yang terpaksa dikembalikan ke rumah duka akibat konflik akses menuju makam pada Kamis (18/12). Jenazah akhirnya dimakamkan di TPU Praloyo, kawasan Lingkar Timur Sidoarjo. Insiden itu memicu ketegangan antara warga Desa Grogol dan Perumahan Taman Surya Kencana (TSK).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa seluruh pihak telah sepakat mengakhiri persoalan tersebut dengan mengedepankan nilai kemanusiaan. Ia memastikan tidak akan ada lagi pembatasan atau penutupan akses menuju makam.
“Kesepakatannya sudah jelas. Akses makam dibuka, tembok dibongkar, dan tidak boleh ada lagi kejadian serupa,” ujar Mimik saat dikonfirmasi, Sabtu (20/12).
Menurut Mimik, persoalan yang terjadi bukan murni konflik kepemilikan, melainkan akibat miskomunikasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ia meminta semua pihak menahan diri serta tidak memprovokasi situasi agar kegaduhan sosial tidak kembali terulang.
Mimik juga menegaskan Pemkab Sidoarjo akan mengawal hasil kesepakatan tersebut agar benar-benar dilaksanakan di lapangan. Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Desa Grogol, Titik Fidiyati, memastikan tindak lanjut kesepakatan akan segera dilakukan. Ia menyebut pembongkaran tembok penutup akses makam akan dilaksanakan secepatnya sesuai arahan pemerintah daerah.
“Jalan itu sudah lama digunakan warga. Kami akan menindaklanjuti hasil kesepakatan agar tidak ada lagi polemik ke depan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Paguyuban Perumahan TSK, Sudarmaji, menyatakan pihaknya menghormati keputusan pemerintah daerah dan siap menjaga kondusivitas lingkungan. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran penting agar komunikasi antarwarga dapat terjalin lebih baik.
Dengan kepastian dibukanya kembali akses pemakaman, Pemkab Sidoarjo berharap situasi di Desa Grogol kembali kondusif serta tidak ada lagi persoalan sosial yang mencederai rasa kebersamaan dan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. (*)







