KabarBaik.co, Pasuruan – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berada di lereng gunung Arjuno Kabupaten Pasuruan terus meluas akibat angin kencang dan rumput kering yang ada di sekitar lokasi kebakaran.
Dari pantauan udara masih ada beberapa titik api yang belum padam yang saat itu sudah dilakukan pemadaman oleh tim gabungan secara manual.
Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menyampaikan, saat ini hanya bisa dilakukan pemadaman secara manual oleh petugas.
“Saat ini hanya bisa dilakukan secara manual oleh tim gabungan mulai dari BPBD, relawan, hingga masyarakat peduli api,” kata Sugeng.
Upaya pemadaman melalui jalur udara dengan helikopter (water bombing) harus ditunda, mengingat kabut menutupi area yang terbakar.
“Cuaca tidak mendukung sehingga pemadaman dengan water bombing batal,” ucapnya.
Dengan cuaca yang tidak mendukung akibat kabut yang ada, helikopter akhirnya kembali ke bandara Abdurahman Saleh di Malang, berharap hari ini cuaca cerah bisa dilakukan pemadaman melalui jalur udara.
“Helikopter kembali ke bandara menunggu informasi kembali, untuk bisa dilakukan pemadaman dengan water bombing,” tutupnya.






