Terminal Teluk Lamong Luncurkan Green House Titik Hijau, Perkuat Komitmen Pelabuhan Ramah Lingkungan

oleh -191 Dilihat
TTL Brin
Momentum ini jadi kerja sama antara PT Terminal Teluk Lamong dengan Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

KabarBaik.co, Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong terus memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui peluncuran Green House Titik Hijau dan penerimaan tanaman langka dari Kebun Raya Purwodadi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum dimulainya kerja sama antara PT Terminal Teluk Lamong dengan Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Peluncuran program tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional yang diperingati setiap 22 Mei.

Green House Titik Hijau dibangun sebagai wujud nyata upaya perusahaan menghadirkan kawasan pelabuhan yang tidak hanya modern dan efisien, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Di area tersebut, berbagai jenis tanaman dikembangkan, mulai dari sayuran hidroponik, tanaman buah, tanaman peneduh, tanaman penyerap polusi, hingga tanaman koleksi konservasi.

Dalam kegiatan itu, BRIN melalui Kebun Raya Purwodadi turut menyerahkan tanaman langka Pala Jawa (Myristica teysmannii) kepada PT Terminal Teluk Lamong.

Tanaman endemik Pulau Jawa tersebut diketahui berstatus genting dan diharapkan dapat memperkaya upaya konservasi keanekaragaman hayati di kawasan pelabuhan.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, mengatakan peluncuran Green House Titik Hijau menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menciptakan operasional pelabuhan yang ramah lingkungan.

“Peresmian Green House Titik Hijau ini merupakan wujud nyata komitmen PT Terminal Teluk Lamong dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan keanekaragaman hayati. Melalui kolaborasi bersama BRIN, kami berharap kawasan ruang terbuka hijau perusahaan dapat menjadi ekosistem yang lebih produktif, edukatif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (20/5).

Program pengayaan diversitas tumbuhan berbasis ekologi tersebut diinisiasi oleh tim ESG (Environmental, Social, Governance) PT Terminal Teluk Lamong bersama tenaga kerja yang bertanggung jawab mengelola tanaman di area perusahaan.

Sementara itu, perwakilan Tim Peneliti Kebun Raya Purwodadi BRIN, Sugeng Budiharta, mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan PT Terminal Teluk Lamong dalam mendukung pelestarian biodiversitas di kawasan pelabuhan dan industri.

“Dengan semakin banyak pihak yang memiliki perhatian terhadap konservasi keanekaragaman hayati, kami berharap kebun raya kecil dapat dihadirkan di kawasan industri maupun pelabuhan. Semakin banyak jumlah dan jenis tumbuhan yang ditanam, maka semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan bagi lingkungan,” kata Sugeng.

Melalui kerja sama tersebut, PT Terminal Teluk Lamong dan BRIN akan mengembangkan berbagai program, mulai dari pengayaan jenis tumbuhan, edukasi lingkungan, perhitungan stok karbon, hingga pendampingan teknis pengelolaan ruang terbuka hijau yang berorientasi pada konservasi dan keberlanjutan.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen PT Terminal Teluk Lamong dalam implementasi ESG, khususnya pada aspek pelestarian ekosistem daratan dan aksi terhadap perubahan iklim.

Kolaborasi antara dunia pelabuhan dan lembaga riset tersebut diharapkan mampu menjadi contoh sinergisitas nyata dalam menjaga keanekaragaman hayati dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.