KabarBaik.co, Blitar – Kementerian Agama (Kemenag) Kota dan Kabupaten Blitar mengimbau calon jemaah umrah yang belum berangkat untuk menunda keberangkatan sementara waktu.
Imbauan ini disampaikan menyusul kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang masih dalam konflik. Di mana AS-Israel sedang berperang melawan Iran yang memicu kondisi mencekam.
Kepala Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Blitar, Purnomo, mengatakan pihaknya mengikuti arahan dari pemerintah pusat agar calon jemaah lebih mengutamakan keselamatan.
“Untuk jemaah yang belum berangkat, kami mengimbau agar menunda terlebih dahulu. Ini demi keamanan dan kenyamanan jemaah,” ujarnya, Selasa (3/2)
Sementara itu, bagi jemaah yang sudah berada di Tanah Suci, Purnomo meminta agar tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Bagi jemaah yang sudah berangkat, tetap berkoordinasi dengan travel masing-masing maupun dengan petugas dari Kementerian Haji di Arab Saudi,” jelasnya.
Di Kota Blitar, tercatat ada 38 calon jemaah umrah dari Travel Arafah Mulia Santosa yang semula dijadwalkan berangkat pada 10 Maret mendatang. Menyikapi kondisi tersebut, Kemenag Blitar menyarankan agar keberangkatan ditunda.
“Kami menyarankan untuk menunda dulu sambil melihat perkembangan situasi di Timur Tengah,” pungkas Purnomo.(*)









