Tragis! Pangkas Pohon Tanpa Diperinci, Pria di Nganjuk Tewas Menggantung Tertimpa Dahan Berukuran Besar

oleh -136 Dilihat
Proses evakuasi jenazah korban dari atas pohon oleh petugas gabungan BPBD Nganjuk dan Polsek Berbek dengan dibantu warga sekitar
Proses evakuasi jenazah korban dari atas pohon oleh petugas gabungan BPBD Nganjuk dan Polsek Berbek dengan dibantu warga sekitar

KabarBaik.co, Nganjuk – Seorang pria tewas mengenaskan akibat kecelakaan kerja saat memangkas pohon di wilayah Desa Sumberurip, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, pada Selasa (18/8).

Korban meninggal dunia secara mendadak di atas pohon dengan badan masih terlilit tali pengaman di batang pohon, setelah tertimpa dahan berukuran besar yang ia potong sendiri.

“Korban diduga terkena bagian pohon yang sedang dipangkasnya sendiri hingga membuatnya masih berada dalam posisi bergelantungan di atas pohon,” ujar Aiptu Purnomo, Piket Reskrim Polsek Berbek Polres Nganjuk.

Peristiwa nahas ini terjadi diduga akibat teknik pemotongan pohon yang kurang memperhitungkan faktor keselamatan kerja.

Korban yang bertengger di ketinggian memotong bagian utama batang tanpa merapikan atau memotong dahan-dahan terlebih dahulu.

Informasi dari warga, saat menebang pohon itu langsung dipotong dari bagian tengah, jadi dahan-dahannya tidak dirinci dulu.

“Batangnya langsung dipotong habis, padahal dahan itu masih utuh semua. Begitu dipotong dan jatuh, dahan tersebut menghantam kepala beserta tubuhnya.” Ungkap warga sekitar lokasi

Meninggalnya korban di atas pohon sempat mengejutkan warga sekitar yang menyaksikan proses pemangkasan. Posisi korban yang masih terikat sabuk pengaman membuatnya tidak langsung jatuh ke tanah, melainkan menggantung di sela-sela batang pohon.

“Korban meninggal dalam posisi menggantung karena ada tali pengaman yang terikat di tubuhnya,” lanjut warga menambahkan keterangan terkait kondisi korban di lokasi.

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Nganjuk bersama personel Polsek Berbek yang menerima laporan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Dengan bantuan alat evakuasi khusus dan partisipasi warga setempat, jenazah korban akhirnya berhasil diturunkan dengan aman.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.