KabarBaik.co, Nganjuk – Seorang pria tewas mengenaskan akibat kecelakaan kerja saat memangkas pohon di wilayah Desa Sumberurip, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, pada Selasa (18/8).
Korban meninggal dunia secara mendadak di atas pohon dengan badan masih terlilit tali pengaman di batang pohon, setelah tertimpa dahan berukuran besar yang ia potong sendiri.
“Korban diduga terkena bagian pohon yang sedang dipangkasnya sendiri hingga membuatnya masih berada dalam posisi bergelantungan di atas pohon,” ujar Aiptu Purnomo, Piket Reskrim Polsek Berbek Polres Nganjuk.
Peristiwa nahas ini terjadi diduga akibat teknik pemotongan pohon yang kurang memperhitungkan faktor keselamatan kerja.
Korban yang bertengger di ketinggian memotong bagian utama batang tanpa merapikan atau memotong dahan-dahan terlebih dahulu.
Informasi dari warga, saat menebang pohon itu langsung dipotong dari bagian tengah, jadi dahan-dahannya tidak dirinci dulu.
“Batangnya langsung dipotong habis, padahal dahan itu masih utuh semua. Begitu dipotong dan jatuh, dahan tersebut menghantam kepala beserta tubuhnya.” Ungkap warga sekitar lokasi
Meninggalnya korban di atas pohon sempat mengejutkan warga sekitar yang menyaksikan proses pemangkasan. Posisi korban yang masih terikat sabuk pengaman membuatnya tidak langsung jatuh ke tanah, melainkan menggantung di sela-sela batang pohon.
“Korban meninggal dalam posisi menggantung karena ada tali pengaman yang terikat di tubuhnya,” lanjut warga menambahkan keterangan terkait kondisi korban di lokasi.
Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Nganjuk bersama personel Polsek Berbek yang menerima laporan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Dengan bantuan alat evakuasi khusus dan partisipasi warga setempat, jenazah korban akhirnya berhasil diturunkan dengan aman.






