Tren Menang Skor Tipis-Tipis, Persebaya Jadi Pemuncak Klasemen Cuma Bertahan 4 Jam

oleh -1688 Dilihat
FLAVIO SILVA
Flavio Silva (kiri) saat bermain dengan PSIS Semarang, Sabtu (2/11). (Foto IG Persebaya)

KabarBaik.co- Persebaya Surabaya akhirnya menang lagi! Setelah dalam tiga laga terakhir gagal membawa pulang poin penuh, Sabtu (2/11) Green Force sukses membekuk PSIS Semarang. Dalam pertandingan tandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, itu Persebaya menang 0-1.

Kemenangan anak asuhan Paul Munster itupun sempat membuat Persebaya kembali memuncaki klasemen Liga 1. Poin 21 dalam 10 kali pertandingan. Namun, menjadi pemuncak klasemen itu cuma bertahan beberapa jam saja. Setelah itu melorot lagi. Ini setelah di pertandingan lain, Borneo Samarinda juga meraih kemenangan 1-0 saat menjamu Dewa United.

Sebetulnya, Persebaya dan Borneo FC sama-sama mengantongi 21 poin dalam 10 pertandingan. Tapi, Borneo jauh menang selisih gol. Borneo telah mencatatkan sebanyak 16 gol dan kemasukan 6 gol (selisih 10 gol). Adapun Persebaya hanya memasukkan 9 gol dan kemasukan 4 gol (selisih 5 gol).

Dibandingkan dengan tim papan atas lainnya, catatan jumlah gol Persebaya tersebut paling minim. Persib Bandung yang berada di peringkat ketiga dalam 10 kali pertandingan, sudah mengoleksi 18 gol.

Demikian juga urutan keempat Bali United, yang telah mencatatkan 16 gol dalam 9 pertandingan. Lalu, PSM Makassar yang menempati peringkat kelima pun memasukkan 12 gol dalam 9 laga.

Artinya, sejauh ini tingkat produkfitas gol Persebaya relatif rendah. Meski memang lebih banyak meraih tiga poin, namun kemenangan itu terasa kurang meyakinkan. Selalu menang tipis-tipis.

Nah, bisa jadi hal itu yang menjadi salah satu penyebab animo atau daya tarik suporter masih belum optimal dalam memberikan dukungan langsung saat Persebaya main kandang di Stadion Gelora Bung Tomo.

Beda lagi, kalau menang dengan banyak gol. Tentu, terasa lebih greget. Menyenangkan dan melegakan. Ini seperti saat Persebaya memiliki striker legend Jacksen F Tiago dengan sosok playmaker Carlos de Mello dulu. Selalu menang dengan skor ’’cumlaude’’ alias sangat memuaskan. Betapa tidak, kala itu hampir dipastikan kemenangan selalu lebih dari 2 gol. Bahkan kerap sampai 5 gol. Tribun stadion pun selalu penuh.

Sementara itu, saat dijamu PSIS kemarin, gol Persebaya diciptakan oleh Flavio Silva. Pemain asal Portugal itu akhirnya sukses mencatatkan namanya di papan skor, setelah dalam beberapa kali pertandingan mandul dan banyak mendapat sorotan. Padahal, kala bermain bersama Persik Kediri pada musim sebelumnya, Flavio Silva mampu mencetak 25 gol. Berada di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak setelah David da Silva (Persib) dengan 27 gol.

Persebaya tinggal memainkan 7 kali pertandingan menuju paro musim. Dengan empat kali laga kandang dan tiga kali tandang. Yakni,  Persebaya vs Persija (22 November), Madura United vs Persebaya (2 Desember), Persebaya vs Arema (7 Desember), Persebaya vs Persik (11 Desember), Semen Padang vs Persebaya  (15 Desember), Persebaya vs Borneo (20 Desember), Bali United vs Persebaya (28 Desember).

Desember tampaknya bakal menjadi masa penentuan bagi Persebaya. Sebab, pada bulan itu akan memainkan laga krusial untuk dapat meraih target juara sejak kembali promosi ke Liga 1.

Di bulan depan itu, jeda waktu bertanding melawan tim satu dengan tim lainnya hanya berselang beberapa hari. Tetap membawa kemenangan tipis-tipis, menang dengan skor mantap jiwa, banyak seri atau justru kalah? Kita tunggu saja. Kami haus gol-gol kamu!. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.