KabarBaik.co – Banyuwangi kembali menjadi magnet wisatawan pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berbagai atraksi dan paket wisata ditawarkan di sejumlah destinasi andalan, salah satunya trip wisata ke Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan yang menjadi favorit wisatawan.
Pengelola wisata alam Grand Watu Dodol (GWD) menyebut, layanan trip ke dua pulau eksotis tersebut sudah penuh dipesan hingga akhir tahun 2025. Ketua Pokdarwis Pesona Bahari selaku pengelola GWD, Azis, mengatakan seluruh jadwal perjalanan wisata telah terisi.
“Untuk trip sudah full booking sampai tanggal 30 Desember 2025,” ujar Azis, Rabu (24/12).
Dalam sehari, GWD rata-rata melayani hingga 400 wisatawan untuk perjalanan ke Pulau Menjangan dan Tabuhan. Jumlah tersebut ditopang oleh 40 kapal wisata yang tersedia, dengan kapasitas masing-masing kapal minimal 10 orang.
“Berangkat pagi jam 8 dan kembali maksimal jam 3 sore,” jelasnya.
Azis menjelaskan, perjalanan wisata diawali dengan kegiatan outbond di kawasan GWD. Selanjutnya wisatawan diajak berlayar menyusuri Selat Bali menuju Pulau Menjangan, kemudian dilanjutkan ke Pulau Tabuhan yang berjarak cukup dekat. Setelah itu, wisatawan kembali ke GWD.
Di Pulau Menjangan dan Tabuhan, wisatawan dapat menikmati panorama pantai berpasir putih, laut yang jernih, serta keindahan bawah laut. Aktivitas yang ditawarkan antara lain snorkeling, diving, hingga free dive dengan pendampingan pemandu profesional.
“Saat ini yang lagi tren itu free dive,” terangnya.
Namun, menurut Azis, aktivitas free dive hanya diperuntukkan bagi wisatawan profesional karena dilakukan tanpa alat selam dan bisa mencapai kedalaman hingga 15 meter.
Pendamping dan tim dokumentasi underwater pun harus memiliki kemampuan yang setara. Terkait paket wisata, GWD menyediakan dua pilihan, yakni private trip dan open trip. Private trip dibanderol Rp 250 ribu per orang, sementara open trip Rp 300 ribu per orang.
“Sudah include semua, mulai asuransi, makan, tiket masuk Pulau Menjangan, dokumentasi underwater, kapal, hingga alat snorkeling,” tegas Azis.
Untuk private trip, kapasitas disesuaikan dengan kapal, minimal 10 orang dan maksimal 14 orang. Jika jumlah peserta kurang dari 10 orang, biaya tetap dikenakan sekitar Rp 2,2 juta karena adanya biaya tetap sewa kapal.
“Kalau open trip biasanya konsorsium atau gabungan,” pungkasnya.





