KabarBaik.co, Nganjuk — Jalan Umum Desa Cepoko, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk mendadak mencekam pada Selasa (11/8). Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan tak terelakkan hingga merenggut satu nyawa pengendara sepeda motor.
“Kecelakaan diduga karena rem truk tangki tidak berfungsi atau rem blong saat mencoba kembali ke jalurnya,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, saat menerangkan awal mula pemicu tragedi melayang hilangnya nyawa di jalanan tersebut.
Insiden berdarah yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ini bermula ketika truk tangki bermuatan air bersih bernopol AG 8990 VL yang dikemudikan MSB, 31, melaju sedang dari arah selatan ke utara.
Di lokasi kejadian, truk tersebut berupaya mendahului rombongan gerak jalan, tepat di belakang sebuah pikap L300 bernopol AG 8243 VJ yang dikemudikan DN, 53. Namun, nasib naas menanti saat pikap hendak kembali ke lajur kiri.
“Saat berbelok kembali ke jalurnya, bagian belakang pikap mendadak diseruduk oleh truk tangki tersebut dari belakang,” lanjut Ipda Wahby menuturkan kronologi benturan pertama antar-kendaraan itu.
Usai tabrakan pertama, truk tangki dan pikap yang hilang kendali terseret hingga sekitar 28 meter ke depan. Di saat bersamaan, melaju dari arah berlawanan sepeda motor Honda GL Max bernopol AG 3865 VAR yang dikendarai oleh SMD, 41, warga Berbek. Tabrakan keras pun tak dapat dihindari.
“Pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka robek yang cukup parah di bagian perut kanan,” ujar Perwira Alumni Akpol 2025 tersebut menegaskan kondisi tragis yang dialami korban.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Nganjuk untuk menjalani proses visum. Sementara itu, ketiga kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk guna proses penyelidikan lebih lanjut.







