UMKM Kampung Randu Agung Permai Surabaya Mulai Go Digital

oleh -125 Dilihat
IMG 20260517 WA0025
Praktisi IT dan Dosen Informatika UHW Perbanas Surabaya, Hariadi Yutanto, S.Kom., M.Kom. (Foto: Dani) 

KabarBaik.co, Surabaya – Semangat digitalisasi kini mulai tumbuh di Kampung Randu Agung Permai, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya. Melalui program “Eksya Mengabdi”, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMA PRODI) Ekonomi Syariah Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Surabaya periode 2025/2026 mengajak pelaku UMKM setempat untuk mulai bertransformasi menuju ekosistem usaha digital.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut mengusung tema “UMKM Go Digital sebagai Penguatan Ekonomi Masyarakat”. Program ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pengembangan usaha mikro agar mampu bersaing di tengah perubahan pola bisnis yang semakin modern dan berbasis teknologi.

Acara digelar di kawasan Jl. Randu Agung Permai dan dihadiri oleh Praktisi IT dan Dosen Informatika UHW Perbanas Surabaya Hariadi Yutanto, S.Kom., M.Kom. sebagai narasumber, Lurah Sidotopo Wetan Bimo Bidjaksono, S.Sos., Ketua RW Siswanto, serta dosen pendamping Zubaidah Nasution, S.E., M.SEI.

Ketua pelaksana kegiatan, Jibdatun Nabila, menjelaskan bahwa program ini menyasar para pelaku UMKM rumahan yang masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran digital maupun penggunaan sistem pembayaran non-tunai.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu UMKM agar lebih siap menghadapi perkembangan digital, mulai dari penggunaan QRIS, pembuatan logo usaha, hingga membuka toko di e-commerce,” ujarnya, Minggu (17/5).

Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai peluang besar pasar digital di Indonesia. Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai ratusan juta orang, platform digital dinilai menjadi peluang baru bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar tanpa harus memiliki toko fisik besar.

Hariadi Yutanto dalam pemaparannya menjelaskan bahwa telepon genggam kini bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga bisa menjadi sarana utama untuk meningkatkan omzet usaha. “Digitalisasi UMKM bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Dengan modal HP dan kemauan belajar, pelaku usaha bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Peserta juga diberikan panduan praktis mengenai strategi pemasaran digital. Mulai dari teknik foto produk menggunakan pencahayaan alami, pemanfaatan aplikasi desain gratis seperti Canva dan Snapseed, hingga pemilihan platform digital yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Untuk tahap awal, pelaku UMKM diarahkan menggunakan WhatsApp Business sebagai katalog produk digital. Selanjutnya, mereka diperkenalkan pada Instagram sebagai media branding, serta marketplace seperti Shopee dan Tokopedia untuk memperluas jangkauan penjualan ke berbagai daerah.

Tak hanya itu, peserta juga diajak memahami potensi TikTok sebagai sarana promosi yang efektif. Konsistensi membuat konten dan melakukan siaran langsung dinilai mampu meningkatkan interaksi dengan calon pembeli sekaligus memperluas pasar.

Program “Eksya Mengabdi” tidak berhenti pada sosialisasi semata. Para peserta juga mendapat pendampingan langsung dari panitia untuk membuat QRIS, membuka toko online, hingga mendesain logo usaha agar tampak lebih profesional dan menarik.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Kehadiran mahasiswa dinilai membantu pelaku usaha yang sebelumnya belum memahami sistem pembayaran digital maupun strategi pemasaran online.

Melalui program tersebut, HIMA PRODI Ekonomi Syariah UHW Perbanas Surabaya berharap UMKM Kampung Randu Agung mampu mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan daya saing usaha mereka.

Pesan sederhana pun menjadi penutup kegiatan inj “Jangan tunggu sempurna, mulailah jualan hari ini.” Sebuah ajakan agar pelaku UMKM berani melangkah dan memanfaatkan teknologi untuk membuka peluang rezeki yang lebih luas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.