KabarBaik.co, Surabaya — Antusiasme masyarakat menyaksikan parade budaya Surabaya Vaganza 2026 bertajuk Garden of Hope benar-benar luar biasa. Dari pantauan langsung di lokasi acara, lautan manusia memadati sepanjang rute hingga tidak menyisakan ruang kosong (space) sedikit pun bagi penonton.
Kondisi yang sangat padat membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan tempat berdiri yang ideal untuk menikmati pertunjukan.
Kepadatan ini dirasakan langsung oleh Ahmad, salah satu pengunjung asal Pasuruan yang sengaja datang memboyong keluarganya. Karena area pertunjukan yang sangat terbatas dan penuh sesak, Ahmad terpaksa memutar otak agar anak-anaknya tetap bisa menikmati acara.

Ia akhirnya memanfaatkan sepeda motor miliknya sebagai pijakan darurat agar sang anak bisa berdiri lebih tinggi dan melihat penampilan para peserta.
Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh ribuan pasang mata akhirnya tiba. Ketegangan penonton mencair saat rombongan perdana mulai memasuki jalur parade. Garis depan rombongan dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang hadir didampingi istri serta jajaran pejabat Pemkot Surabaya.
Kehadiran orang nomor satu di Surabaya ini langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorak-sorai penonton. Berbeda dari parade biasanya, Eri Cahyadi tampak memilih berjalan kaki demi bisa menyapa langsung dan berinteraksi lebih dekat dengan warga yang sudah mengantre sejak siang hari. (*)






