KabarBaik.co, Sidoarjo — Universitas Anwar Medika (UAM) memberikan 50 beasiswa pendidikan tinggi bagi putra-putri keluarga petani dan warga Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Program tersebut diberikan bertepatan dengan momentum Panen Raya Jagung di wilayah setempat.
Beasiswa ini menjadi bentuk kepedulian UAM dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya keluarga petani. Tak sekadar bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa bahkan mendapatkan fasilitas kuliah gratis hingga menyelesaikan pendidikan.
Humas Anwar Medika Corporation sekaligus perwakilan UAM Dr. Elis Anitta Farida, mengatakan pemberian beasiswa tersebut sekaligus menjadi dukungan terhadap kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar di Desa Singkalan.
“Saya men-support kegiatan Bapak Kapolsek Balongbendo terutama untuk panen jagung raya di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, dengan memberikan beasiswa putra-putri daerah khusus dari Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo. Semoga dengan beasiswa pendidikan ini, semuanya menjadi cerdas dan bisa maju untuk Indonesia,” ujarnya.
Menariknya, penerima beasiswa tidak perlu memikirkan biaya kuliah selama menempuh pendidikan. UAM memastikan program tersebut diberikan secara penuh hingga mahasiswa lulus. “Gratis sampai lulus kuliah,” tegasnya.
Bagi warga Singkalan, bantuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempersiapkan masa depan anak-anak mereka melalui pendidikan tinggi. Salah satu penerima manfaat, Ani, 43, mengaku bersyukur atas beasiswa yang diberikan UAM.
“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada universitas Anwar Medika karena sudah memberikan kami beasiswa yang tertulis dalam amplop ini, bisa untuk anak saya atau keponakan saya nanti bagi yang membutuhkan,” ujarnya penuh syukur.
Untuk mendapatkan prioritas beasiswa, calon mahasiswa cukup membawa surat beasiswa pendaftaran khusus yang sebelumnya telah diberikan. UAM memberikan kemudahan tersebut agar kesempatan kuliah dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan.
Bahkan, apabila putra-putri warga Singkalan yang mendapatkan hak beasiswa sudah bekerja, kesempatan tersebut masih dapat dialihkan kepada anggota keluarga atau kerabat lain, termasuk keponakan.
“Untuk beasiswa, yang penting bisa membawa pendaftarannya untuk membawa surat beasiswa yang sudah kami berikan tadi. Itu nanti kami prioritaskan bisa masuk di Universitas Anwar Medika Kalau misalkan anak dari warga Singkalan ini putra-putrinya ternyata sudah bekerja, nah setelah itu Bapak ini punya keponakan di luar Desa Singkalan, itu bisa dipakai asalkan punya rekom beasiswa yang sudah kami berikan tadi. Nanti kami buat program untuk pengembangan,” pungkasnya.
Tak berhenti di Singkalan, UAM juga berencana mengembangkan program beasiswa tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di wilayah Kecamatan Balongbendo secara lebih luas.
Melalui program ini, UAM berharap beasiswa yang diberikan bukan hanya menjadi bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi pintu bagi generasi muda dari keluarga petani untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.(*)







