KabarBaik.co, Mataram – Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan bedah buku “Babad Alas” karya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto di Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP), Selasa (19/5).
Kegiatan tersebut menjadi forum intelektual bagi mahasiswa untuk mendalami pengalaman hidup, perjalanan karier, hingga pandangan kepemimpinan yang dituangkan Bima Arya dalam bukunya.
Rektor Unram Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai ruang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat lahirnya gagasan dan pembentukan karakter generasi muda.
“Universitas adalah laboratorium kepemimpinan yang membentuk pola pikir dan karakter mahasiswa,” ujarnya.
Buku “Babad Alas” mengisahkan perjalanan hidup Bima Arya, mulai dari pengalaman pribadinya, tantangan membangun karier sebagai pejabat publik, hingga perjalanan politiknya dari Kota Bogor sampai dipercaya menjabat sebagai Wamendagri.
Dalam sesi pemaparan, Bima Arya membagikan sejumlah refleksi kehidupan yang dituangkan dalam bukunya. Salah satunya mengenai pentingnya niat baik yang harus diiringi dengan perjuangan dan konsistensi.
“Ternyata niat baik saja tidak cukup untuk membuka kebaikan,” ujar Bima Arya di hadapan peserta.
Ia juga menekankan pentingnya menjalani kehidupan yang bermakna dan tidak semata berorientasi pada materi.
“Hidup hanya sekali, hidup jangan diperbudak materi, hidup harus berarti,” katanya.
Melalui forum tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa perjalanan kepemimpinan tidak pernah lepas dari tantangan, proses panjang, dan nilai-nilai integritas yang harus dijaga dalam pengabdian kepada masyarakat dan negara.(*)








