Update Gempa Taiwan, 9 Orang Meninggal, Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

Editor: Hardy
oleh -501 Dilihat
Salah satu gedung di Kota Hualien, Taiwan, yang terdampak gempa pada Rabu (3/4). (Foto captuue YouTube)

KabarBaik.co- Gempa bumi dengan Magnitudo 7,4 yang mengguncang Pantai Timur Taiwan, Rabu (3/4), menyebabkan setidaknya 9 orang meninggal dunia. Selain itu, ada ratusan orang yang dilaporkan terluka dan masih terjebak di rerentuhan bangunan di kawasan Hualien, kota terdekat titik pusat gempa.

Berdasarkan Survei Geologi Amerika Serikat (AS), pusat gempa berlokasi di sekitar 18 kilometer sisi selatan Hota Hualien, Taiwan. Menurut otoritas setempat, gempa bumi ini disebut-sebut gempa terkuat di Taiwan dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.

Pihak berwenang Taiwan telah mengonfirmasi, ada sebanyak 127 orang yang terjebak setelag gempa terjadi. Dari jumlah tersebut, 77 orang di antaranya berada di dalam terowongan-terowongan Jinwen dan Daqinqshui, di pegunungan wilayah Hualien.

Baca juga:  Tangani Ribuan Korban Gempa Bawean, GusDurian Turut Gerakkan Relawan Lokal

Ada juga yang terjebak di dalam empat minibus ketika sedang perjalanan dari Kota Hualien ke Taman Nasional Taroko. Dilaporkan, mereka merupakan staf yang hendak menuju ke Hotel Silks Place Taroko untuk liburan selama empat hari, Kamis (4/4) hingga Minggu (7/4).

Gempa bumi tersebut terjadi tepat ketika orang-orang hendak berangkat kerja dan sekolah. Sebelumnya, gempa di Taiwan ini juga sempat memicu peringatan tsunami di Jepang bagian selatan dan Filipina. Namun, dalam perkembannya kemudian peringatan itu telah dicabut.

Baca juga:  Gempa M 7,5 Guncang Keerom Papua, Pusat Gempa di Papua Nugini

Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, para tim penyelamat membantu korban yang terperangkap untuk dapat keluar rumah dari jendela dengan menggunakan tangga. Petugas juga perlahan-lahan mengevakuasi beberapa orang yang terjebak di terowongan. Pihak pemerintah menyebut, jumlah korban luka sementara sebanyak 821 orang.

Sejauh ini, belum terdapat laporan apakah Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan yang turut menjadi korban gempa tersebut. Judha Nugraha, direktur perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, dalam siarannya menyatakan, sampai Rabu (3/4) sore, pihaknya tidak mendapat informasi adanya WNI yang menjadi korban gempa atau tsunami.

Baca juga:  Personel TNI-Polri Terjun Bantu Penanganan Gempa Bawean Gresik

Data yang diperoleh dari otoritas keimigrasian Taiwan, jumlah WNI di Hualien, Taiwan, ada sebanyak 3.343 orang. Mayoritas mereka adalah para Pekerja Migran Indonesia (PMI). Adapun total WNI di Taiwan mencapai 284.751 orang. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.