KabarBaik.co, Gresik – Korban meninggal dunia dalam insiden perahu tenggelam di perairan Gresik, Sabtu (2/5), bertambah menjadi dua orang. Hal ini setelah tim SAR gabungan menemukan satu korban lagi atas nama Halimi dalam kondisi tak bernyawa, Senin (4/5) pagi.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Sukardi. “Pukul 07.00 WIB salah satu korban atas nama Halimi ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” bebernya.
Halimi menyusul rekannya Sukir yang ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam. Kini, menyisakan satu korban yang belum diketemukan yakni Ajib.
Usai penemuan jasad Halimi, tim SAR gabungan kembali menyisir lokasi kejadian dengan mengerahkan Basarnas, Polairud. BPBD Provinsi dan Kabupaten serta SAR MTA.
“Penyisiran di sekitar TKK sampai radius 3 kilometer,” tandasnya.
Baca Juga: Perahu Muat Besi Tua Tenggelam di Perairan Gresik, 2 ABK Hilang dan 1 Tewas
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan laut terjadi di perairan Kabupaten Gresik, tepatnya sekitar pelabuhan PLTU, Sabtu (3/5) malam.
Kabar yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula saat pukul 15.00 WIB, perahu dari wilayah Lumpur dengan lima ABK yakni Ajib, Halimi, Alim, Yusuf dan Sukir berlayar menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua.
Sekitar pukul 19.00 WIB, perahu dengan membawa sekitar 3 ton besi tua berlayar kembali menuju Lumpur, Gresik. Namun setibanya di depan pelabuhan PLTU Gresik, perahu kemasukan air dari kapal besar yang melintas. Perahu pun miring dan akhirnya tenggelam.
Update data korban, meliputi:
1. Ajib, 60 tahun, warga Kramatinggil, Gresik. (Hilang, dalam pencarian)
2. Halimi, 32 ahun, warga Kramatinggil, Gresik. (Meninggal dunia)
3. Yusuf, 45 tahun, warga Tandes, Kota Surabaya. (Selamat)
4. Abdul Alim, 31 tahun, warga Jalan RE Martadinata, Gresik. (Selamat)
5. Sukir, 42 tahun, warga Asemrowo, Kota Surabaya. (Meninggal dunia).(*)







