KabarBaik.co, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengerahkan KMP Prima Nusantara untuk mengurai antrean kendaraan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Kapal milik PT Jembatan Nusantara itu mulai beroperasi pada Rabu (18/3) dan digunakan dalam skema tiba-bongkar-berangkat (TBB).
Pengerahan kapal besar ini untuk mempercepat penguraian kendaraan dari Bali ke Jawa menjelang penutupan sementara penyeberangan saat Hari Raya Nyepi.
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada H-4 Lebaran (17/3), tercatat sebanyak 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa. Angka tersebut meningkat 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.716 unit.
Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan pengerahan kapal tambahan ini untuk meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mempercepat layanan.
“Pengerahan KMP Prima Nusantara merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas layanan di lintasan tersibuk. Kami juga mengoptimalkan pola operasi kapal agar antrean dapat ditekan,” ujarnya.
Sementara itu, antrean kendaraan di sisi Gilimanuk sempat mencapai sekitar 11 kilometer hingga wilayah Desa Melaya pada Rabu pagi. Namun, kondisi berangsur membaik seiring penambahan armada dan optimalisasi pola operasi, termasuk penerapan skema TBB.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan pihaknya terus melakukan penyesuaian operasional di lapangan.
“Kami mengatur pola sandar dan bongkar muat secara dinamis agar pergerakan kapal lebih efisien dan antrean berkurang bertahap,” katanya.








